Share

Alergi Dingin: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 29 Agustus 2022 17:02 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Alergi Dingin (Foto: Shutterstock)

ALERGI dingin atau urtikaria dingin termasuk salah satu kondisi reaksi kulit terhadap dingin yang muncul dalam beberapa menit setelah paparan dingin. Kulit yang terkena umumnya merasakan gatal-gatal.

Alergi Dingin

Mengutip dari Mayo Clinic, alergi dingin reaksi kulit terhadap dingin yang muncul dalam beberapa menit setelah paparan dingin. Kulit yang terkena dingin akan merasakan gatal-gatal dan menyisakan bekas gatal.

Orang yang terkena alergi dingin umumnya mengalami gejala yang berbeda-beda. Beberapa memiliki reaksi ringan terhadap dingin, sementara yang lain memiliki reaksi parah. Bagi beberapa orang dengan kondisi ini, berenang di air dingin dapat menyebabkan tekanan darah sangat rendah, pingsan, hingga syok.

Gejala urtikaria dingin yang ringan dan tidak mengancam jiwa tetapi serius, dapat meliputi:

- Gatal-gatal yang berwarna merah, hingga timbul bekas luka di tempat paparan dingin

- Sensasi terbakar pada kulit yang terkena saat tubuh Anda menghangat

- Pembengkakan di tempat paparan

Follow Berita Okezone di Google News

- Demam

- Sakit kepala

- Nyeri sendi

- Kelelahan

- Kecemasan

Gejala Berat Alergi Dingin

Adapun gejala berat dari urtikaria dingin yang memerlukan perhatian medis sesegera mungkin, antara lain:

- Anafilaksis yang merupakan reaksi alergi akut yang parah

- Masalah pernapasan, seperti mengi

- Pembengkakan lidah dan tenggorokan

- Palpitasi jantung

- Penurunan tekanan darah

- Terkejut

- Pingsan

Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu alergi dingin pada seseorang, antara lain memiliki kondisi kesehatan yang mendasari munculnya alergi, seperti hepatitis atau kanker, sifat bawaan tertenti.

Beberapa  cara membantu mencegah alergi dingin:

-Konsumsi antihistamin yang dijual bebas sebelum terpapar dingin.

-Melindungi kulit dari dingin atau perubahan suhu yang tiba-tiba.

-Hindari minuman dan makanan dingin untuk mencegah pembengkakan tenggorokan.

-Jika dokter meresepkan autoinjector epinefrin (EpiPen, Auvi-Q, lainnya), simpanlah untuk membantu mencegah reaksi serius.

Demikian pemahaman terkait alergi dingin yang perlu dipahami dan dicegah.

(RIN)

1
3