Share

Tanggap Cacar Monyet, Kemenkes Mulai Persiapkan Pengadaan 10.000 Vaksin

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 29 Agustus 2022 13:00 WIB
$detail['images_title']
Vaksin cacar monyet, (Foto: Reuters/Dado Ruvic)

SUDAH masuknya kasus pertama cacar monyet di Indonesia, tak ayal membuat masyarakat jadi cemas. Muncul kekhawatiran, apakah infeksi cacar monyet ini bisa akan jadi pandemi berikutnya, setelah Covid-19.

Pemerintah sendiri, melalui Kementerian Kesehatan RI, (Kemenkes) mengatakan saat ini pihaknya tengah mengupayakan vaksin cacar monyet.

"Sedang diupayakan (vaksin)," kata Jubir Kemenkes, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH saat dihubungi MNC Portal, Senin (29/8/2022).

Sebelumnya, dr. Syahril mengatakan mengatakan vaksinasi ditujukan bagi orang yang memang terkonfirmasi positif. Serta orang yang memiliki kontak erat dengan seseorang yang terinfeksi virus cacar monyet. Ia juga menegaskan, vaksin yang disediakan itu harus mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, (BPOM)

"Jadi saat ini sudah ada 2 atau 3 negara, yang sudah melakukan vaksinasi cacar monyet dan kita sedang memproses untuk pengadaannya. Tentu saja harus melalui rekomendasi BPOM, “ tegasnya, dalam Konferensi Pers disiarkan secara langsung di kanalo YouTube Kementerian Kesehatan, Sabtu (20/8/2022).

Jumlah vaksin yang sedang diusahakan untuk dihadirkan, disebut sekitar 10.000 vaksin.

“Insya Allah ada sekitar 10.000 nanti vaksin kita adakan, dengan proses yang sudah kami sampaikan tadi, juga akan kita berikan kepada yang memang sedang menderita cacar monyet dan juga kepada kontak-kontak erat," tutur dr. Syahril

Namun sayangnya, hingga saat ini Kemenkes belum mengungkapkan detail tentang vaksin apa yang digunakan Indonesia sebagai vaksin cacar monyet. Apakah vaksin ACAM2000 atau JYNNEOS yang keduanya telah digunakan di Amerika Serikat.

 BACA JUGA:Permudah Masyarakat, Kemenkes Genjot Digitalisasi Sektor Kesehatan

BACA JUGA:Begini Kata Kemenkes Soal Tingkat Kematian Cacar Monyet

1
2