Share

Waspadai Penyakit Asam Urat Bikin Kaki Panas Bak Terbakar

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Jum'at 26 Agustus 2022 19:02 WIB
$detail['images_title']
Asam Urat (Foto: Homage)

ASAM urat termasuk salah satu kondisi yang umum dan kompleks dari radang sendi yang dapat menyerang siapa saja. Kondisi ini dapat mempengaruhi rasa nyaman pada kaki baik untuk berjalan maupun aktivitas lainnya.

Asam urat kerap kali terjadi dan menyerang pada bagian kaki. Lantas, apa pengertian asam urat? Bagaimana gejala, penyebab, faktor resiko, dan pencegahannya? Untuk memahaminya, simak rangkuman okezone, berikut ini.

Mengutip dari Mayo Clinic, asam urat adalah bentuk umum dan kompleks dari radang sendi yang dapat menyerang siapa saja. Kondisi ini ditandai dengan serangan nyeri yang datang secara tiba-tiba, parah, bengkak, kemerahan dan nyeri pada satu atau lebih sendi kaki. Kondisi ini paling sering menyerang jempol kaki.

Asam Urat

Serangan asam urat bisa terjadi secara tiba-tiba, seringkali membangunkan penderita di tengah malam dengan sensasi jempol kaki terbakar. Sendi yang terkena asam urat akan terasa panas, bengkak, dan begitu sensitif.

Follow Berita Okezone di Google News

Berikut tanda-tanda maupun gejala seseorang mengalami asam urat:

1. Nyeri sendi yang intens

Asam urat biasanya memengaruhi jempol kaki, tetapi dapat terjadi pula pada sendi mana pun. Sendi lain yang sering terserang asam urat diantaranya: pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan dan jari.

Rasa sakit akibat asam urat kemungkinan akan paling parah pada empat sampai 12 jam pertama setelah terserang.

2. Ketidaknyamanan yang berkepanjangan

Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi dapat berlangsung mulai dari beberapa hari hingga beberapa pekan. Serangan selanjutnya cenderung bertahan lebih lama dan memengaruhi lebih banyak sendi.

3. Peradangan serta kemerahan

Sendi atau persendian yang terkena menjadi bengkak, nyeri tekan, hangat dan merah. Kondisi ini membuat rentang gerak seseorang menjadi terbatas. Saat asam urat berlanjut, seseorang mungkin tidak dapat menggerakkan persendian secara normal.

Adapun penyebab asam urat terjadi saat kristal urat menumpuk di sendi, dan menyebabkan peradangan disertai rasa sakit yang hebat akibat serangan asam urat. Kristal urat dapat terbentuk ketika penderita memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Tubuh menghasilkan asam urat ketika memecah purin atau zat yang ditemukan secara alami di tubuh.

Purin juga ditemukan dalam makanan tertentu, termasuk daging merah dan jeroan, seperti hati. Selain itu, ada juga makanan laut yang kaya purin termasuk ikan teri, sarden, remis, scallop, trout, dan tuna. Sementara di kategori minuman, purin ada di minuman beralkohol, terutama bir, dan minuman yang dimaniskan dengan gula buatan atau fruktosa.

Umumnya, asam urat larut dalam darah akan melewati ginjal ke dalam urin. Namun, terkadang tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau ginjal mengeluarkan terlalu sedikit asam urat. Saat itulah, asam urat dapat menumpuk, membentuk kristal urat tajam seperti jarum di sendi atau jaringan di sekitarnya yang menyebabkan rasa sakit, peradangan, dan pembengkakan.

Demikian pemahaman terkait asam urat yang perlu dipahami dan dicegah.

(RIN)

1
3