Share

Catat! 4 Hal Ini Harus Diperhatikan Pasien Cacar Monyet Saat Isoman

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 25 Agustus 2022 15:45 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi isoman, (Foto: Freepik)

PASIEN positif cacar monyet pertama di Indonesia, yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan pada Sabtu 20 Agustus lalu diketahui tidak dirawat secara intensif di rumah sakit, melainkan cukup melakukan isolasi mandiri (isoman).

Dalam tata laksananya, seperti halnya pasien positif Covid-19, seperti yang dikatakan ahli gizi dari Primaya Hospital, dr. Yohan Samudra, orang yang positif terinfeksi cacar monyet juga perlu memperhatikan beberapa hal. Pertama disebutkan, yakni perihal jadwal makannya sehari-hari.

"Jaga asupan makanan yang bergizi tinggi, perhatikan jadwal makan agar tetap teratur, cukup minum, dan jika perlu tambahkan suplementasi vitamin," ujar dr. Yohan saat dihubungi MNC Portal, baru-baru ini.

(Foto: Pixabay)

Selain soal jadwal, pasien positif cacar monyet yang sedang isoman juga harus dipisahkan alat makannya dari anggota keluarga lainnya di rumah. Memisahkan alat makan jadi hal penting, sebagai langkah pencegahan dari penyakit infeksi.

"Pisahkan alat makan dengan anggota keluarga lain,” imbuh dr. Yohan

Bagi yang sedang isoman diimbau untuk selalu mengamati suhu badan sendiri, agar mengetahui perubahan atau perbaikan kondisi kesehatan.

“Tetap evaluasi kondisi suhu tubuh dengan termometer, tensimeter dan kenali tanda-tanda bahaya untuk segera ke rumah sakit. Contohnya seperti penurunan kesadaran, sesak napas, demam, ataupun muntah dan diare berat," pungkas dr. Yohan

 BACA JUGA:2 Pasien Cacar Monyet Meninggal, Ternyata Juga Punya Komplikasi!

BACA JUGA:CDC: Virus Cacar Monyet Bisa Bertahan pada Benda yang Disentuh Pasien Positif

1
2