Share

Alami Tanda Menstruasi Berbahaya? Coba Lakukan 6 Hal Ini untuk Mengatasinya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 24 Agustus 2022 14:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

TIDAK semua wanita bisa memiliki menstruasi yang sehat dan normal. Beberapa di antaranya, ada yang mengalami menstruasi dengan tanda-tanda yang berbahaya.

Nah, tanda menstruasi yangt berbahaya tersebut, bukan hanya dilihat dari warnanya, tapi juga intensitas menstruasi. Menstruasi berbahaya atau abnormal pun terbagi dalam beberapa kelompok. Artinya, kondisi ini bisa terjadi dalam beberapa tipe, tergantung dari gejala atau tanda yang muncul.

Pertama ada Amenore yakni kondisi menstruasi berhenti mendadak, lalu Oligomenore yaitu menstruasi yang jarang terjadi, bisa juga Dismenore yakni menstruasi yang diikuti dengan rasa sangat sakit atau keram sekali, dan terakhir bisa juga pendarahan rahim yang ditandai dengan menstruasi yang sangat banyak atau muncul bercak darah di saat tidak menstruasi.

Lantas, bagaimana cara mengatasi menstruasi yang berbahaya tersebut? Mewarta Cleveland Clinic, Rabu (24/8/2022), yuk simak ulasan singkat enam cara untuk mengatasi tanda menstruasi yang berbahaya, berikut ini.

1. Pengaturan siklus menstruasi: Bisa saja direkomendasikan oleh dokter, untuk konsumsi hormon estrogen atau progesteron untuk membantu mengontrol perdarahan hebat.

2. Kontrol nyeri menstruasi: Nyeri atau kram dapat dikurangi dengan mengonsumsi pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau asetaminofen. Aspirin tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan perdarahan yang lebih parah ya!

Follow Berita Okezone di Google News

3. Konsumsi suplemen zat besi: Jika menstruasi mengalami perdarahan hebat, suplemen zat besi mungkin bisa membantu mencegah dan mengobati anemia. Pil KB dosis rendah atau suntikan progestin dapat membantu mengontrol perdarahan hebat yang disebabkan oleh fibroid.

4. Obat pereda nyeri untuk atasi endometriosis: Memang tidak ada obat khusus endometriosis, tapi obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat penyakit tersebut. Pil KB juga dapat mencegah pertumbuhan berlebih dari jaringan rahim dan mengurangi jumlah kehilangan darah selama menstruasi.

5. Ubah gaya hidup: Mengubah lifestyle menjadi lebih sehat dengan berolahraga ruti, dan konsumsi makanan bergizi. Jika Anda harus menurunkan berat badan, lakukan secara bertahap.

6. Istirahat yang cukup dan jangan stres: Istirahat yang cukup juga disarankan untuk mengatasi menstruasi yang berbahaya. Selain itu, usahakan untuk mampu mengelola stres. Sebab, stres bisa memperburuk keadaan.

Demikian tanda-tanda menstruasi berbahaya dan cara mengatasinya. Disarankan sekali untuk datangi dokter jika menstruasi Anda tidak berlangsung seperti biasanya, apalagi muncul beberapa tanda lain yang tidak normal.

1
2