Share

Bahaya Tahi Lalat yang Ditumbuhi Rambut, Ini Penjelasan Secara Medis

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 23 Agustus 2022 10:00 WIB
$detail['images_title']
tahi lalat ditumbuhi rambut, (Foto: Instagram @joshparle)

Bahaya Tahi Lalat yang Ditumbuhi Rambut, mungkin banyak orang awam yang tak mengetahuinya.

Tahi lalat sendiri merupakan kondisi saat kelompok melanosit atau sel kulit berpigmen, tumbuh di area kecil yang terkonsentrasi. Biasanya tahi lalat muncul sebagai benjolan berwarna atau bintik-bintik yang bervariasi dalam bentuk dan ukuran dan lebih gelap dari bagian kulit lainnya, mulai dari coklat ke coklat hingga hitam.

Umumnya, tahi lalat tak ditumbuhi rambut bahkan tidak dapat ditumbuhi rambut. Namun, dalam beberapa kasus, ada orang yang punya tahi lalat yang ditumbuhi rambut. Bagi beberapa orang, adanya rambut di tahi lalat dipercaya sebagai indikasi adanya kanker.

Lantas, apa bahaya tahi lalat yang ditumbuhi rambut? Mengutip Healthline, Selasa (23/8/2022), disebutkan ada kemungkinan rambut tumbuh melalui permukaan tahi lalat, jika tahi lalat berada di atas folikel rambut. Sebab, sel-sel kulit normal yang membentuk tahi lalat sehat, pertumbuhan rambut dapat berlanjut seperti biasa.

(Bahaya Tahi Lalat yang Ditumbuhi Rambut, Foto: Flickr / Scott Robinson) 

 BACA JUGA:Kecanduan Operasi Plastik seperti Lucinta Luna, Salah Satu Gejalanya Marah Jika Tak Bisa Oplas!

BACA JUGA: Gejala yang Dialami Pasien Pertama Cacar Monyet di Indonesia, Salah Satunya Lesi di Alat Genital!

Folikel menghasilkan rambut, bukan tahi lalat yang sebenarnya. Rambut kemudian menembus permukaan tahi lalat seperti halnya melalui sel kulit lainnya.

Sehingga bukan hal yang aneh melihat satu atau beberapa rambut tumbuh dari tahi lalat. Bahkan, dalam beberapa kasus, rambut yang tumbuh dari tahi lalat mungkin tampak lebih gelap atau lebih tebal daripada rambut tubuh lain di sekitarnya. Hal ini lantaran pigmen ekstra dalam sel bisa menggelapkan warna rambut juga.

Bukti anekdotal dari dokter kulit dan dokter lain menunjukkan bahwa, tahi lalat berbulu tidak umum menjadi kanker. Akan tetapi, bukan berarti tahi lalat ini tidak bisa berkembang menjadi kanker.

Dalam kasus tersebut, dokter berspekulasi bahwa kemungkinan terjadi karena disebabkan sel-sel pada permukaan tahi lalat di atas rambut tumbuh tidak normal lalu menghambat pertumbuhan rambut.

Sebagai pengingat, perlu diketahui kalau Anda tak perlu mencabut atau mencukur secara kasar rambut pada tahi lalat agar tidak menyebabkan luka dan infeksi.

1
2