Share

Alami Infeksi Saluran Kemih? Ini Obat-obatan yang Bisa Jadi Pertolongan Pertama

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 22 Agustus 2022 21:13 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Merawat Saluran Kemih. (Foto: Shutterstock)

INFEKSI saluran kemih bisa menyakitkan sekaligus mengganggu aktivitas Anda. Kalau dibiarkan tanpa penanganan serius, infeksi yang tadinya hanya berpusat di kandung kemih bisa menyebar ke ginjal.

Infeksi ini pun lebih sering terjadi pada perempuan. Oleh karena itu, pertolongan pada infeksi saluran kemih harus dilakukan segera. Sayangnya, cara mengobati infeksi saluran kemih tidaklah sederhana. Perlu bantuan dokter untuk memastikan penanganan yang tepat.

Namun, seperti dilansir dari laman Mayo Clinic, dokter biasanya meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Tapi, jika kondisi lebih serius, penanganan lebih intens diperlukan.

Infeksi Saluran Kemih

Antibiotik menjadi solusi yang sering dipakai dokter untuk mengobati infeksi saluran kemih. Jenis antibiotik yang dipakai meliputi Trimetoprim atau Sulfametoksazol, Fosfomisin, Nitrofurantoin, Sefaleksin, maupun Seftriakson.

Namun, ada jenis antibiotik yang tidak disarankan untuk penanganan infeksi saluran kemih sederhana, yaitu Ciprofloxacin, Levofloxacin, dan lainnya. Obat-obatan itu dipercaya punya risiko yang lebih besar dibandingkan manfaatnya untuk kasus infeksi saluran kemih sederhana.

"Dalam beberapa kasus seperti infeksi saluran kemih atau infeksi ginjal yang rumit, dokter mungkin akan meresepkan obat Fluoroquinolone jika tidak ada pilihan obat lain," terang Mayo Clinic, dikutip MNC Portal.

Follow Berita Okezone di Google News

Sering kali gejala infeksi saluran kemih hilang dalam beberapa hari setelah obat antibiotik dikonsumsi pasien. Tapi, Anda tetap perlu melanjutkan pengobatan selama seminggu atau hingga obatnya habis.

"Pada kasus infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, obat antibiotik biasanya diresepkan untuk 1-3 hari saja. Tapi, dokter tentu akan mempertimbangkan hal lain dalam meresepkan obat," tambah laporan kesehatan tersebut.

Pada beberapa kasus, dokter juga biasanya akan menambahkan obat pereda nyeri yang fungsinya untuk membuat kandung kemih atau uretra mati rasa, sehingga rasa terbakar saat buang air kecil atau pipis tidak terjadi lagi.

So, itu dia cara mengobati infeksi saluran kemih. Anda perlu datangi dokter untuk mendapat tindakan yang tepat, jangan jadi dokter untuk diri sendiri karena itu bisa saja memperburuk keadaan kesehatan Anda.

1
2