Share

Kondisi Pasien Cacar Monyet Pertama Indonesia, Dirawat di RS atau Isoman?

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 21 Agustus 2022 08:23 WIB
$detail['images_title']
Pasien cacar monyet pertama Indonesia (Foto ilustrasi: Timesofindia)

KETUA Satgas Monkeypox atau Clades PB IDI, dr Hanny Nilasari, SpKK mengajak masyarakat Indonesia agar bisa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sampai penerapan protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan dari cacar monyet.

Di mana kasus cacar monyet atau monkeypox telah ditemukan dari Jakarta. Diketahui pasien pertama ini, merupakan seorang pria berusia 27 tahun di Jakarta yang baru saja pulang dari perjalanan luar negeri.

"Bagi yang merasa bergejala dapat segera berobat menemui dokter terdekat," kata dr Hanny dalam keterangan yang diterima MNC Portal, Sabtu (20/8/2022). 

Cacar monyet

Bagaimana pasien teridentifikasi?

Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril, pada tanggal 8 Agustus kemarin baru pulang dari perjalanan luar negeri.

Namun sayangnya negara yang dikunjungi tidak disebutkan oleh dr Syahril. "Diketahui 1 terkonfirmasi positif monkeypox. Konfirmasinya tadi malam dari DKI Jakarta," ujar dr Syahril dalam Konferensi Pers Kemenkes disiarkan secara langsung di Kanal YouTube Kementerian Kesehatan

Pria tersebut dinyatakan positif pada Jumat (19/8/2022) malam, setelah dilakukan pemeriksaan tes swab PCR. Dalam penjelasannya, Syahril mengatakan pria itu hanya mengalami gejala ringan.

Sehingga tidak diperlukan perawatan khusus di ruang ICU atau Rumah Sakit. Bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) di Rumah.

"Dalam hitungan dua hari setelah cek PCR tadi malam hasilnya keluar ternyata positif dan bergejala ringan. Sehingga tidak perlu diisolasi di ICU atau rumah sakit cukup isoman di rumah," jelas dr Syahril

(hel)