Share

Viral Ibu Muda Meninggal Usai Balap Karung, Ini Bahaya Hipertensi

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Jum'at 19 Agustus 2022 12:47 WIB
$detail['images_title']
Ibu muda meninggal usai balap karung (Foto: medsos)

VIRAL di media sosial, seorang ibu muda di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya , Jawa Barat, meninggal dunia saat sedang mengikuti perlombaan balap karung, dalam rangka memperingati HUT ke-77 RI.

Aksi ibu muda itu terekam video amatir dan viral di media sosial. Video berdurasi 17 detik seketika viral di media sosial. Dalam video, seorang mama muda yang sedang mengikuti perlombaan balap karung tiba tiba terjatuh dan meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Rini (29) warga Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, setelah terjatuh langsung dibawa oleh warga ke sebuah klinik, namun saat tiba di klinik korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

 hipertensi

Kapolsek Mangkubumi, Iptu Hartono menyebutkan, pihaknya mendapat laporan terkait kejadian meninggalnya seorang warga dan langsung mendatangi TKP.

“Korban meninggal dunia saat sedang memperingati HUT ke-77 RI, dimana korban mengikuti lomba balap karung,” katanya.

Menurut keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan korban baru dua bulan melahirkan. “Diduga fisik korban tidak kuat saat ikut memeriahkan HUT ke-77 RI di kampungnya,” tandasnya.

 BACA JUGA:Waspada! 3 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Jadi Pemicu Hipertensi

Lalu apa sih bahaya hipertensi?

Menurut WHO, bahaya hipertensi yang tak terkendali bisa menyebabkan komplikasi seperti stroke, serangan jantung koroner, diabetes, gagal ginjal dan kebutaan.

Jika stroke atau serangan jantung tak segera ditangani, korbannya bisa meninggal dunia.

Nah, hipertensi sendiri merupakan kondisi di mana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih dan diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih. Sampai saat ini hipertensi masih merupakan momok di masyarakat karena memang bisa menyebabkan stroke dan serangan jantung yang merupakan silent killer.

Follow Berita Okezone di Google News

Fakta yang lebih mengerikan, kini hipertensi tidak hanya menyerang kaum lansia. Orang-orang muda berusia 20 hingga 30an pun bisa terserang stroke.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Esti Nurjadin menjelaskan, hipertensi yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner tidak hanya menyerang mereka yang sudah lanjut usia tapi juga generasi milenial. "Sayangnya hingga saat ini, masih banyak yang belum menyadari tentang bahaya hipertensi,” katanya dikutip dari siaran pers Yayasan Jantung Indonesia yang diterima MNC.

1
2