Share

Kecanduan Operasi Plastik seperti Lucinta Luna, Salah Satu Gejalanya Marah Jika Tak Bisa Oplas!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Sabtu 20 Agustus 2022 06:04 WIB
$detail['images_title']
Lucinta Luna operasi plastik (Foto: Inst)

ARTIS Lucinta Luna sepertinya kecanduan operasi plastik karena terus-menerus menjalani operasi untuk mengubah penampilannya. Apalagi operasi plastik semakin marak dan mudah dilakukan.

Operasi plastik dapat merubah bentuk struktur yang bisa membuat ketagihan melakukan operasi plastik.

 Lucinta Luna

Ada beberapa kasus yaitu pasien yang tidak pernah puas dengan tubuh mereka, walau tidak ada kekurangan atau kecacatan pada tubuhnya. Mereka ingin melakukan operasi plastik terus dan tak pernah merasa puas. Pasien seperti ini dikategorikan sebagai pasien yang ketagihan operasi plastik.

Lalu apa itu kecanduan operasi plastik?

Ketika seseorang telah mengulangi operasi plastik dan tidak pernah merasa puas dengan penampilannya, mereka dapat mengalami kecanduan operasi plastik. Kecanduan operasi plastik dapat mengakibatkan Anda menghabiskan banyak waktu, uang, dan sumber daya untuk operasi.

Operasi plastik bisa menjadi cara untuk memperbaiki perasaan yang tidak diinginkan ini, tetapi operasi tidak sampai ke akar masalahnya. Masalah perasaan dan mental harus ke psikolog atau psikiater.

Nah, orang dengan sindrom dismorfik biasanya malah lari ke ahli bedah plastik daripada profesional kesehatan mental. Ini karena mereka tidak mengerti bahwa sumber masalahnya adalah mental, bukan fisik.

Mereka melakukan beberapa operasi, mencoba untuk memperbaiki apa yang mereka tidak suka tentang penampilan mereka tetapi tidak pernah merasa puas.

 BACA JUGA:5 Artis yang Rela Operasi Plastik di Miss V, Siapa Saja?

Lalu, apa saja tanda dan gejala kecanduan operasi plastik?

Follow Berita Okezone di Google News

 Gejalanya antara lain: 

1. Menghabiskan banyak waktu untuk merencanakan, mendapatkan, memulihkan diri, dan memikirkan tentang operasi plastik

2. Mendapatkan lebih banyak operasi plastik atau lebih banyak prosedur yang terlibat daripada yang Anda rencanakan semula

3. Menjanjikan pada diri sendiri atau orang lain bahwa Anda akan berhenti menjalani operasi, untuk kembali ke rencana Anda

4. Memiliki konflik dengan teman dan orang yang dicintai karena ketidaksepakatan tentang operasi

5. Tetap menjalani operasi, meskipun dapat menyebabkan masalah atau risiko bagi kesehatan Anda

6. Merasa tidak bahagia, marah, atau tidak nyaman ketika Anda tidak bisa mendapatkan operasi plastik.

1
2