Share

5 Tipe Orang yang Berisiko Alami Kanker Serviks, Anda Termasuk?

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 19 Agustus 2022 09:30 WIB
$detail['images_title']
kanker serviks, (Foto: Medical News Today)

KANKER serviks dikenal sebagai penyakit mematikan untuk kaum wanita. Pada umumnya, stadium awal kanker serviks, mungkin tidak menimbulkan gejala.

Bersama dengan kanker payudara, kanker serviks merupakan pembunuh paling banyak kaum wanita. Lantas siapa saja yang paling berisiko mengalami kanker serviks? Menghimpun berbagai sumber, Jumat (19/8/2022) berikut ini paparan singkat lima tipe orang yang berisiko mengalami kanker serviks.

1. Tidak vaksinasi HPV: Vaksin HPV dapat melindungi terhadap jenis HPV yang paling sering menyebabkan kanker serviks, vagina, dan vulva. Sehingga vaksinasi HPV bisa mencegah infeksi HPV baru, tetapi tidak mengobati infeksi atau penyakit yang ada. Inilah sebabnya mengapa vaksin HPV bekerja paling baik bila diberikan sebelum terpapar HPV.

2. Punya riwayat seksual tak sehat: Bagi mereka yang memiliki riwayat ayat seksual tidak sehat atau secara sembarangan, hati-hati karena ini dapat meningkatkan risiko kanker serviks. Risiko kemungkinan besar juga dipengaruhi oleh peningkatan kemungkinan paparan HPV, bila aktif secara seksual di usia muda (terutama di bawah 18 tahun), punya banyak pasangan seksual dan memiliki satu pasangan yang dianggap berisiko tinggi (seseorang dengan infeksi HPV atau yang memiliki banyak pasangan seksual).

3. Punya sistem kekebalan lemahL Human immunodeficiency virus (HIV), virus yang menyebabkan AIDS, bisa melemahkan sistem kekebalan dan sekaligus juga menempatkan orang pada risiko yang lebih tinggi untuk infeksi HPV. Sistem kekebalan tubuh penting dalam menghancurkan sel kanker dan memperlambat pertumbuhan dan penyebarannya.

4. Penggunaan pil KB jangka panjang: Ada bukti bahwa menggunakan kontrasepsi oral (OC) untuk waktu yang lama meningkatkan risiko kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa risiko kanker serviks, meningkat semakin lama pada seorang wanita yang menggunakan kontrasepsi oral. Tetapi risikonya turun kembali, setelah kontrasepsi oral dihentikan dan bisa kembali normal beberapa tahun setelah penghentian.

5. Diet rendah buah dan sayur: Bagi wanita yang dietnya tidak menyertakan cukup buah dan sayuran mungkin berisiko lebih tinggi terkena kanker serviks. Hal ini terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

 BACA JUGA:Sempat Diidap Adik Tessa Kaunang Sebelum Meninggal, Kenali 8 Faktor yang Meningkatkan Risiko Seseorang Kanker Liver

BACA JUGA:4 Jenis Teh Tradisional, Teh Hijau Antikanker, Teh Oolong Untuk Cegah Alzheimer

1
2