Share

Sempat Diidap Adik Tessa Kaunang Sebelum Meninggal, Kenali 8 Faktor yang Meningkatkan Risiko Seseorang Kanker Liver

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 18 Agustus 2022 18:41 WIB
$detail['images_title']
kenali faktor risiko kanker liver, (Foto: Express)

ADIK artis Tessa Kaunang, Genesy Kaunang meninggal dunia pada Selasa, 16 Agustus 2022, setelah diketahui sempat mengidap penyakit kanker liver.

Penyakit kanker liver yang dimiliki mendiang Genesy, disebut –sebut telah masuk stadium empat. Kanker hati sendiri merupakan pertumbuhan jaringan yang tidak normal dalam hati (liver), ada sel-sel dalam hati yang bermutasi secara abnormal lalu membentuk tumor.

Ada faktor-faktor tertentu yang diketahui bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker hati. Apa saja? Mewarta Healthline yang sudah ditinjau secara medis oleh Brett Barlow, MD, Kamis (18/8/2022) mari simak ulasannya di bawah ini.

1. Usia: Kanker hati lebih sering terjadi pada orang-orang yang sudah berusia lanjut al;ias orang tua.

2. Ras dan etnis: Di Amerika Serikat, kanker hati ditemukan lebih sering terjadi pada orang ras Indian Amerika dan penduduk asli Alaska.

3. Konsumsi alkohol tingkat tinggi: Minum minumal alkohol level inum berat selama bertahun-tahun bisa meningkatkan risiko kanker hati.

4. Merokok: Ya, kebiasaan buruk yang dilakukan banyak orang ini juga bisa meningkatkan risiko seseorang kena kanker hati.

5. Paparan aflatoksin: Merupakan zat beracun yang dihasilkan oleh sejenis kapang yang dapat tumbuh pada kacang tanah, biji-bijian, dan jagung.

6. Penggunaan steroid anabolik: Penggunaan steroid anabolik jangka panjang, yang merupakan jenis testosteron buatan, meningkatkan risiko kanker hati.

7. Kondisi genetik: Sejumlah kondisi bawaan yang langka dari kondisi genetik, seperti defisiensi antitripsin alfa-1, penyakit penyimpanan glikogen, hemokromatosis keturunan, porfiria cutanea tarda, tirosinemia hingga Wilson disease adalah kondisi langka yang bisa meningkatkan seseorang mengidap kanker liver.

8. Kondisi kesehatan khusus: Kondisi kesehatan seperti hepatitis (B atau C) yang bisa merusak organ hati, sirosis (kerusakan hati, jaringan sehat digantikan oleh jaringan parut), diabetes tipe 2, hingga obesitas karena dikaitkan dengan sindrom metabolik dan penyakit hati berlemak nonalkohol (faktor risiko kanker hati), adalah sederet bentuk kondisi kesehatan tertentu yang masuk sebagai peningkat risiko terkena kanker hati.

1
2