Share

CDC Ubah Panduan Isolasi Covid-19, Kemenkes Tegaskan Isoman Masih Diperlukan Saat Positif Terinfeksi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 18 Agustus 2022 16:30 WIB
$detail['images_title']
Kemenkes sebut isolasi mandiri masih dibutuhkan, (Foto: Freepik)

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah melakukan perubahan terkait panduan Covid-19.

Salah satu pointnya, menyebutkan tak lagi menerapkan isolasi mandiri untuk orang yang terpapar Covid-19.

Namun perubahan rekomendasi panduan CDC di atas, ditegaskan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril, tidak berlaku untuk di Indonesia.

"Untuk Indonesia sendiri, kami pastikan isolasi mandiri masih diberlakukan. Tindakan itu sangat penting dilakukan untuk mengurangi transmisi virus di masyarakat," kata dr. Syahril di konferensi pers virtual, Kamis (18/8/2022).

Syahril menegaskan bahwa dengan memberlakukan isolasi mandiri pada orang-orang yang terpapar Covid-19, cara ini terbukti menurunkan potensi transmisi virus Covid-19 di masyarakat.

Lagipula, sambung Syahril, masyarakat Indonesia masih memerlukan kebijakan tersebut karena kesadaran mandiri akan isolasi masih belum begitu besar seperti masyarakat di negara maju.

"Di negara maju seperti di AS atau Eropa misalnya, masyarakat di sana sudah punya kesadaran yang tinggi untuk melakukan isolasi saat terpapar Covid-19. Jadi, mereka sudah secara otomatis pasti melakukan isolasi 5-10 hari jika dinyatakan positif Covid-19," papar Syahril.

Syahril menambahkan, memang ada sebagian masyarakat Indonesia yang sudah inisiatif isolasi mandiri saat positif Covid-19. Tapi, tidak semua karena berbagai alasan. Jadi, kebijakan untuk isolasi mandiri masih diperlukan di Indonesia.

"Sudah banyak orang Indonesia juga yang punya kesadaran tinggi untuk melakukan isolasi mandiri, bukan dengan isolasi terpusat, ya," tambah Syahril.

Sebagai informasi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengumumkan bahwa ada perubahan dalam hal rekomendasi isolasi mandiri pada orang yang terpapar Covid-19.

Rekomendasi terbaru CDC itu menyebutkan, orang yang terinfeksi Covid-19 tidak perlu karantina atau isolasi mandiri. Bahkan, aturan ini berlaku juga untuk mereka yang kena Covid-19 dan belum divaksinasi.

Alasan perubahan kebijakan tersebut setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 di negara tersebut yang semakin terkendali. Populasi AS sendiri pun sudah banyak yang mendapatkan vaksinasi Covid-19.

 BACA JUGA:Mulai 1 Oktober Thailand Say Goodbye ke Status Pandemi Covid-19, Indonesia Kapan?

BACA JUGA:Transisi Pandemi ke Endemi Bikin Orang Terlena, Ingat Covid-19 Masih Ada!

1
2