Share

Viral Tukang Becak Lemas Akibat Kelaparan Parah, Simak Bahayanya!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Kamis 18 Agustus 2022 13:25 WIB
$detail['images_title']
Tukang becak lemas karena kelaparan (Foto: inst)

TERDAPAT video viral memperlihatkan seorang tukang becak yang sudah sangat tua, kesulitan berdiri karena kelaparan parah.

Dalam video yang diunggah oleh @memomedsos itu, sang kakek yang berprofesi tukang becak tampak merangkak dan berusaha meraih becaknya, agar dapat berpegangan untuk berdiri.

 tukang becak lemas

Pria yang mengenakan baju biru dan topi coklat itu diduga lemas karena sangat kelaparan.

Saat diberi makan dan sejumlah uang, ia menangis meraung-raung sambil mengucapkan terima kasih berulang kali.

Lalu apa sih bahaya kelaparan?

Pendiri Health Media Experts, Andrea Paul, MD seperti dilansir dari Antara mengatakan, berapa lama seseorang dapat bertahan hidup tanpa makanan tergantung pada berbagai faktor termasuk jenis kelamin, komposisi tubuh, makanan dan minuman yang dikonsumsi dan lingkungan sekitar.

Orang dengan cadangan lemak lebih banyak dapat bertahan lebih lama, karena tubuh dapat membakar lemak yang disimpan untuk bahan bakar pada saat kelaparan ekstrem. Terlebih lagi, bila dia memiliki akses ke air tetapi tidak memiliki makanan, maka mungkin dapat bertahan hingga dua bulan.

Secara umum, individu yang sehat dan kurus bisa mengalami kelaparan yang parah ketika kehilangan 18 persen dari berat badannya atau mencapai indeks massa tubuh (IMT) kurang dari 16,5 (sangat kurus).

Dari sisi jenis kelamin, wanita dapat menahan kelaparan lebih lama daripada pria dan bertahan pada IMT yang lebih rendah. Ini mungkin karena mereka secara alami memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi. Tubuh cenderung menggunakan lemak ketimbang otot sebagai energi selama kelaparan.

Ketika Anda kekurangan makanan, tubuh mengalami tahap kelaparan karena tak ada lagi kalori untuk fungsi organ. Menurut Paul, tubuh akan mencoba memecah jaringan dan menggunakan nutrisi yang tersimpan untuk mempertahankan kehidupan selama mungkin.

 BACA JUGA:107 Negara Terdampak Krisis, 345 Juta Jiwa Terancam Kelaparan

Caranya, dengan memanfaatkan glukosa apa pun yang tersisa. Dalam beberapa jam pertama, targetnya glukosa dalam darah Anda. Setelah itu, glikogen yang membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk habis.

Di sisi lain, tubuh harus melakukan ketosis, yang bisa membuat berat badan turun secara signifikan dan menyebabkan Anda mengalami gejala awal kelaparan seperti pusing dan kelelahan

Tubuh Anda dapat menghabiskan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu untuk menghabiskan simpanan lemak, tergantung pada seberapa banyak yang ada. Tapi begitu lemak hilang, satu-satunya yang tersisa untuk dibakar tubuh Anda adalah protein di dalam otot Anda, termasuk otot jantung Anda. Akibatnya, risiko serangan jantung bisa meningkat.

Setelah tubuh Anda mulai membakar protein, kesehatan Anda menurun dengan sangat cepat menyebabkan berbagai masalah seperti osteoporosis, penyakit kardiovaskular, gagal organ yang bila tidak segera diobati bisa berakibat fatal.

1
2