Share

Apa Penyebab Klepto Seperti yang Dialami Ibu Bermercy Curi Cokelat di Alfamart?

Syifa Fauziah, Jurnalis · Rabu 17 Agustus 2022 19:00 WIB
$detail['images_title']
Ibu bermercy curi cokelat (Foto: ist)

KLEPTOMANIA atau klepto diduga jadi penyebab ibu bermercy mencuri cokelat di Alfamart. Namun sejatinya penyakit klepto bisa menjangkiti siapa saja termasuk orang-orang kaya maupun artis.

Klepto sendiri masuk dalam kategori penyakit mental yang muncul dengan keinginan kuat untuk mengambil barang yang bukan miliknya.

 mencuri coklat

Ketua Program Studi Terapan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim menjelaskan, biasanya mengutil suatu barang tanpa disadari karena ada dorongan mau mengambil sesuatu.

“Dia nggak sadar dan biasanya nggak butuh. Bisa di toko, mall, atau rumah orang. Hanya sekedar ingin mengambil karena ada dorongan atau keinginan untuk mengambil yang begitu besar dan tidak ada kontrol. Biasanya kalau mood nggak baik bisa seperti itu,” ujar Rose Mini saat dihubungi MNC Portal 

Dia juga mengatakan, klepto ini berkaitan dengan unsur kimia yang ada di otak dan berpengaruh pada emosi. Untuk orang klepto biasanya ada dorongan secara konsisten.

Perasaan itu akan muncul ketika keadaan hati tidak baik, tidak nyaman, mood swing, ada perasaan bergejolak dan secara spontan dia mengambil barang baik perlu ataupun tidak.

“Dan biasanya setelah mengambil barang rasanya nyaman banget, bahagia, dan ujungnya ketagihan buat melakukan hal seperti itu lagi,” jelasnya.

 BACA JUGA:Apa Itu Kleptomania? yang Diduga Jadi Penyebab Ibu Bermercy Curi Cokelat di Alfamart!

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perilaku klepto dan maling tentunya berbeda. Maling sendiri mengambil sesuatu yang dibutuhkan. Sementara klepto mengambil barang hanya untuk kepuasannya sendiri.

“Misalnya kayak dia nggak mampu terus ngambil makanan atau susu buat bayinya. Kalau butuh dan nggak mampu membelinya itu bukan klepto, dia ingin tapi nggak ada kemampuan (untuk memilikinya) itu pencuri,” terangnya.

Munculnya perilaku klepto ini karena adanya kadar serotonin dan senyawa kimia tertentu di otak dan terpengaruh pada lingkungan keluarga.

“Biasanya datang dari ayah atau ibu yang kecanduan terus bersampak pada gangguan kimia (di otak) yang diakibatkan secara genetik,” ucapnya.

Wanita yang akrab disapa Bunda Romi ini mengatakan ketika seseorang memiliki perilaku klepto harus ditangani oleh ahli seperti datangi psikolog atau psikiater. Nantinya akan diberi obat untuk menangani masalah tersebut.

“Nanti dikasih obat karena kaitannya sama emosi jadi harus dikasih obat penenang. Obat yang bisa membuat dia nyaman sama dirinya. Kaya obat anti depresan, klepto itu bisa depresi sendiri karena nggak bisa keluar dari masalahnya,” imbuhnya.

1
2