Share

Vaksin Penangkal Omicron Milik Moderna Akhirnya Dapat Izin

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 13:03 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PRODUSEN vaksin Moderna akhirnya mengeluarkan vaksin Covid-19 terbaru. Vaksin tersebut, diklaim lebih ampuh menghadapi varian baru Covid-19 yakni Omicron.

Versi terbaru dari vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Moderna menargetkan dua varian virus corona atau dikenal sebagai vaksin "bivalen". Vaksin ini pun sudah disetujui Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris (MHRA) setelah ditemukan standar keselamatan, kualitas, dan efektivitas disahkan regulator Inggris.

Keputusan untuk memberikan persetujuan untuk vaksin booster ini di Inggris didukung oleh badan penasihat ilmiah ahli independen pemerintah, Komisi Obat-obatan Manusia, setelah meninjau bukti dengan cermat.

Dalam setiap dosis vaksin, 'Spikevax bivalent Original/Omicron', setengah dari vaksin (25 mikrogram) menargetkan strain virus asli mulai tahun 2020 dan separuh lainnya (25 mikrogram) menargetkan Omicron.

Keputusan MHRA didasarkan pada data dari uji klinis yang menunjukkan bahwa booster dengan vaksin Moderna bivalen memicu respons imun yang kuat terhadap Omicron (BA.1) dan strain 2020 asli. Dalam analisis eksplorasi vaksin bivalen juga ditemukan menghasilkan respon imun yang baik terhadap sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5.

Pemantauan menunjukkan bahwa efek samping yang sama dengan yang terlihat pada dosis booster Moderna asli dan biasanya ringan dan sembuh sendiri, dan tidak ada masalah keamanan serius yang teridentifikasi.

“Saya senang mengumumkan persetujuan vaksin penguat bivalen Moderna, yang dalam uji klinis memberikan respons imun yang kuat terhadap varian Omicron BA.1 serta strain 2020 asli," tutur Kepala Eksekutif MHRA Dr June Raine seperti dikutip dari situs Pemerintah Inggris.

Menurutnya, vaksin Covid-19 yang digunakan di Inggris telah memberikan perlindungan penting terhadap penyakit dan menyelamatkan nyawa. Menurutnya, dengan vaksin bivalen ini maka akan membantu melindungi dari penyakit ini seiring dengan terus berkembangnya virus.

“Kami memiliki strategi pengawasan keamanan yang komprehensif untuk memantau keamanan semua vaksin Covid-19 yang disetujui Inggris dan ini akan mencakup vaksin yang disetujui,” jelasnya.

Nantinya, Komite Bersama untuk Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) di Inggris, akan memberikan saran tentang bagaimana vaksin ini akan digunakan, sebagai bagian dari program vaksinasi massal.

1
2