Share

5 Penyakit Menular Seksual, Nomor 3 Suka Hinggap di Rambut Kemaluan

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 01:07 WIB
$detail['images_title']
Penyakit menular seksual harus diwaspadai (Foto: Anne moss rogers)

BERHUBUNGAN seksual tidak sehat seperti berganti-ganti pasangan, one night stand, maupun friend with benefit bisa membuat pelakunya terkena penyakit menular seksual.

Penyakit menular seksual itu banyak macamnya, bukan hanya HIV/Aids. Seperti dilansir Healthmeup, apa saja penyakit menular seksual.

 seks bebas menimbulkan penyakit

1. Sifilis

Penyakit menular seksual, salah satunya yakni sifilis atau lebih dikenal dengan nama Raja Singa. Penyakit sifilis muncul karena bakteri Treponema Pallidum. Biasanya terjadi akibat kontak seksual dengan orang yang terinfeksi.

Spesialis Kulit dan Kelamin RSCM Dr dr Wresti Indriatmi, SpKK(K), MEpid, mengatakan, gejala penyakit sifilis diawali dengan munculnya luka, yang tidak terasa sakit di area kelamin, mulut, dan dubur. Meski demikian, banyak orang yang tidak menyadari luka tersebut, sehingga tidak tahu kalau infeksi sebenarnya sudah menyebar dalam tubuhnya.

“Kuman masuk ke kulit dan ke pembuluh darah, sehingga menjadi peradangan dan tidak ada saraf yang bisa menuju ke luka. Ini yang menyebabkan sifilis primer tidak menyebabkan nyeri sama sekali pada penderitanya,” terang Dokter Wresti.

Tentunya penyakit mengerikan ini memiliki empat tahapan sebelum menjadi kronis. Masa inkubasi sifilis berkisar antara 10-90 hari, namun umumnya berlangsung selama 21 hari. Tiap tahap sifilis memiliki gejala yang berbeda-beda.

2. Chlamydia

Chlamydia merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini biasanya menyerang orang yang suka melakukan seks bebas.

Gejala yang dapat dialami antara lain nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, terasa nyeri saat berhubungan seks, juga keluarnya cairan berwarna putih. Oleh karena itu penyakit ini harus segera diatasi.

 BACA JUGA:Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin: Cacar Monyet Bukan Penyakit Seksual

3. Kutu kemaluan

Kutu kemaluan adalah kutu yang suka menetap di rambut kemaluan, atau bulu dada. Mereka muncul dalam wujud telur atau kutu yang melekat pada rambut kemaluan dan bisa menyebar jika tak diobati.

Mereka menyebabkan seseorang gatal di daerah yang terdapat kutu. Kutu kemaluan bisa terjadi melalui adanya kontak seksual, tetapi seseorang juga dapat tertular dari terinfeksi dari sprei, pakaian atau kursi toilet. Kondisi ini dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kemaluan.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Kutil kelamin

Kutil kelamin atau kutil yang ada pada alat kelamin adalah salah satu penyakit menular seksual yang sering terjadi pada seseorang. Kondisi itu disebabkan oleh virus yang disebut Human Papilloma, yang muncul dalam bentuk kutil di sekitar daerah alat kelamin, oleh sebab itu dinamakan kutil kelamin.

Setelah seseorang terinfeksi, mungkin diperlukan waktu sekira tiga bulan untuk kutil bisa muncul. Kutil ini sangat menular dan bisa menyebabkan gejala lain seperti nyeri otot, nyeri saat buang air kecil atau pembengkakan kelenjar di dekat alat kelamin. Bila ada seseorang yang mengalami hal tersebut, disarankan untuk pergi berkonsultasi ke dokter spesialis. Pasalnya, virus ini tak bisa diobati secara permanen meskipun kutil tersebut bisa hilang suatu waktu.

5. Infeksi jamur kelamin

Jamur yang menjadi penyebab infeksi jamur kelamin merupakan spesies candida albicans atau Candidiasis. Gejala terkena infeksi jamur kelamin adalah rasa gatal dan ruam-ruam merah di kulit kelamin. Infeksi jamur kelamin bisa diobati dengan minum obat atau pakai salep dioleskan.

1
2