Share

Jalani Pengobatan Kanker Darah Langka, Rambut Pria Ini Berubah Warna

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 14 Agustus 2022 09:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi pasien kanker, (Foto: Freepik)

MENJALANI rangkaian pengobatan penyakit kanker, bukanlah hal yang menyenangkan untuk dilakoni.

Tapi siapa sangka, efek pengobatan penyakit kanker yang dijalani ternyata mampu membuat seorang pria merasa bahagia.

Seorang pria berusia 51 tahun yang mengidap penyakit kanker langka, leukemia myeloid kronis atau chronic myeloid leukemia (CML) yakni jenis kanker darah dan sumsum tulang, seperti dikutip Newsweek, Minggu (14/8/2022) merasa senang setelah obat yang digunakan untuk mengobati kankernya telah mengubah warna rambutnya yang abu-abu, kini kembali menjadi warna coklat.

Mengidap kanker darah langka, membuat pria yang tak disebutkan namanya tersebut harus dirawat di rumah sakit, RS Albert Schweitzer di Belanda.

Jenis kanker langka ini, disebutkan berkembang sebagai akibat dari adanya mutasi kromosom spontan. Mutasi inilah yang membentuk gen abnormal yang disebut BCR-ABL, yang mengubah sel normal menjadi sel CML.

Sebagai pengobatan leukimia yang ia idap, sang pria menggunakan nilotinib, alias inhibitor tirosin kinase atau tyrosine kinase inhibitor (TKI), 18 bulan sebelumnya. Sejak menggunakan nilotinib yang ikenal dengan nama merek Tasigna, rambut sang pria diketahui mengalami perubahan warna.

Jika awalnya sudah abu-abu beruban, kemudian berubah jadi warna coklat. Perubahan warna rambut ini diyakini sebagai efek samping dari nilotinib.

Terapi TKI sendiri diperkenalkan sebagai pengobatan untuk CML pada tahun 2001. Obat ini menargetkan protein BCR-ABL (dikenal sebagai tirosin kinase) yang memungkinkan bisa menghambat sel kanker tumbuh dan bereproduksi.

Sebelum terapi TKI diperkenalkan sebagai salah satu bentuk pengobatan untuk pasien kanker. CML adalah penyakit yang mengancam jiwa. Namun, banyak orang dengan jenis kanker ini sekarang bisa bernapas lega dan mengatasi kondisi kesehatannya tersebut dengan mengonsumsi obat untuk menghambat sel kanker.

 BACA JUGA: Linda Gumelar Sebut Komunitas Punya Peran Besar bagi Kesembuhan Pejuang Kanker

BACA JUGA:Cek Fakta: Menahan Tangis Bisa Sebabkan Orang Kena Kanker?

1
2