Share

Aktor Hollywood, Ashton Kutcher Idap Penyakit Autoimun Vaskulitis, Kenali Risiko Komplikasinya!

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Sabtu 13 Agustus 2022 07:33 WIB
$detail['images_title']
Asthon Kutcher (Foto: Reuters)

AKTOR Hollywoord, Ashton Kutcher idap penyakit autoimun vaskulitis, kenali risiko komplikasinya bakal diulas dalam artikel ini.

Asthon Kucher

Suami dari Milla Kunis tersebut baru-baru ini mengatakan lewat tayangan klip eksklusif di serial National Geographic Running Wild with Bear Grylls: The Challenge, Ashton menyebut dirinya mengidap gangguan autoimun vaskulitis.

Penyakit tersebut membuat Ashton Kutcher mengalami gangguan organ vital, seperti gangguan penglihatan, pendengaran, bahkan kelumpuhan. Bintang Valentine’s Day ini bahkan tak pernah membayangkan fungsi tubuhnya bisa kembali seperti semula.

Simak dalam pembahasan aktor hollywood, Ashton Kutcher idap penyakit Autoimun Vaskulitis, kenali risiko komplikasinya.

Vaskulitis sendiri mengacu pada gangguan yang ditandai dengan peradangan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah terganggu.

Gangguan ini mempengaruhi pembuluh darah kecil seperti kapiler, yang berdiameter antara 5 dan 10 mikrometer, dan yang sebesar aorta, pembuluh utama yang memompa darah keluar dari jantung.

Ada sekitar 20 jenis vaskulitis yang berbeda, yang bisa dibedakan berdasarkan ukuran dan lokasi pembuluh darah yang terkena. Kategorinya ada yang ringan dan bersifat self limited disease (bisa sembuh sendiri dengan seiringnya waktu), tapi ada juga yang lebih parah dan orang yang mengidapnya butuh perawatan aktif.

Gejalanya sendiri sangat beragam, bisa terlihat dari tampak luar dan bisa juga dirasakan di organ dalam tubuh.Mulai dari ruam kulit, kelelahan, lemas, demam, nyeri sendi, perubahan penglihatan, sakit kepala, hidung tersumbat, hidung berdarah, sesak napas, sakit perut, masalah ginjal yang menyebabkan urin berwarna gelap, hingga mengalami masalah saraf seperti mati rasa, lemas dan nyeri.

Beberapa risiko yang terjadi adalah adanya kerusakan organ, karena beberapa jenis vaskulitis bisa menyebabkan kerusakan pada organ utama tubuh. Adanya pembekuan darah dan aneurisma, pembekuan darah bisa menyebabkan aliran darah terhalangi dan membentuk aneurisma.Serta kehilangan penglihatan atau kebutaan yang disebabkan karena komplikasi artertitis yang tidak diobati. 

Sayangnya, sampai saat ini diketahui penyebab pasti vaskulitis belum sepenuhnya dipahami. Namun, diyakini terkait hubungannya dengan faktor genetik. Selain faktor genetik, faktor lainnya yang berpotensi ialah terkait dengan pembuluh darah yang menargetkan sistem kekebalan secara tidak sengaja.

Tapi, jika dilihat secara umum, gangguan autoimun vasculitis bisa jadi lebih parah karena dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, infeksi seperti hepatitis B atau C, dan penggunaan zat seperti tembakau atau kokain.

(RIN)

1
2