Share

Waspadai Penyakit Parkinson, Bisa Menular

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Sabtu 13 Agustus 2022 18:34 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Penyakit Parkinson(Foto: Healthxchange)

Selain itu faktor lingkungan seperti pestisida dan herbisida yang digunakan dalam pertanian dan lalu lintas dapat berkontribusi terhadap penyakit ini.

Selain dua faktor sebelumnya, pengaruh obat juga dapat menyebabkan Parkinson. Beberapa jenis obat antipsikotik bisa menimbulkan parkinsonisme yang biasanya akan membaik setelah konsumsi obat tersebut dihentikan.

penyakit parkinson dan gejalanya

Kondisi otak progresif juga bisa memainkan peran terkena Parkinson. Palsi supranuklear progresif, atrofi dan degenerasi kortikobasal bisa menyebabkan Parkinson. Penyakit Serebrovaskular juga bisa berdampak pada Parkinson di mana serangkaian stroke kecil dapat menyebabkan beberapa bagian dari otak menjadi mati.

Secara umum penyakit parkinson memiliki gejala-gejala primer, seperti:

-Tremor pada saat istirahat (resting tremor)

-Lamban dalam melakukan gerakan (bradikinesia)

-Koordinasi tubuh yang terganggu

Ā -Kekakuan atau rigiditas

Ā -Keseimbangan terganggu

Sementara untuk beberapa gejala sekunder termasuk:Ā 

  • Depresi
  • DemensiaĀ 
  • KegelisahanĀ