Share

Dokter Boyke Sebut Pandemi Buat Banyak Pria Jadi Loyo di Ranjang

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 12 Agustus 2022 18:34 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Ejakulasi Dini. (Foto: Shutterstock)

SEPERTI pria, para wanita juga perlu mendapatkan kepuasan saat berhubungan intim. Sayangnya, hanya 10-15 persen perempuan yang mendapatkan orgasme ketika berhubungan intim.

Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS menyebutkan pandemi Covid-19 membuat banyak pria lebih mudah lelah. Akibatnya, perfroma mereka di ranjang jauh menurun dan membuat pasangannya tidak mencapai kepuasan.

"Jadi lelaki sekarang enggak gampang juga, sudah ditambah stres pekerjaan, pandemi, kurang berolahraga, umumnya lelaki sekarang ini loyo," kata Boyke.

Pria Lemah di Ranjang

Oleh karena itu, dia mengatakan para pria harus mengetahui titik-titik Grafenberg spot atau G-spot. Dengan rangsangan ini, diyakini dapat memberikan kenikmatan pada wanita saat berhubungan intim. "Ada yang di serviks, di payudara, di vagina dalam. Tapi 70 persen itu di antara jam 11 sampai jam 12 (malam)," ujar Boyke di Jakarta.

G-spot merupakan area pada wanita yang sangat sensitif saat berhubungan intim. Boyke menuturkan, pada vagina letaknya di sepertiga bagian atas. Pria perlu memperkirakan secara tepat titik ini demi menghindari munculnya rasa sakit bagi wanita. Menurut Boyke, sekitar 70 persen wanita memiliki G-spot. Namun, banyak dari mereka tak tahu letaknya sehingga perlu dicari.

Dalam kesempatan itu, Vice President Wanita Indonesia Sehat dan Harmonis (WISH) Dhila mengatakan saat ini muncul gaya hidup yang disebut hustle culture yakni tekanan untuk bekerja lebih banyak dan lebih sibuk dari yang lain bahkan dianggap hal yang normal. Hal itu antara lain didorong kebutuhan hidup yang tinggi, budaya kerja yang mulai bergeser dari kebutuhan hingga jadi kebiasaan.

Padahal gaya hidup ini bisa berdampak pada kesehatan, fisik dan mental, yang bisa berujung pada masalah vitalitas pria dan masalah seksual lainnya. Menurut dia, karena kelelahan dan banyaknya tekanan hidup, tak jarang hal ini memicu penurunan gairah seks pria.

Boyke yang juga pemerhati masalah seks dan keharmonisan rumah tangga itu mengatakan, saat wanita orgasme maka rahimnya akan berkontraksi dan menghisap sel telur lebih cepat ketimbang tidak orgasme.

Menurutnya, mereka yang bisa membuat pasangannya orgasme biasanya angka kenaikan kehamilannya bertambah. Adapun penelitian tersebut menunjukkan 30 persen relaksasi setelah orgasme mengakibatkan mudahnya terjadi implantasi daripada penghasil telur,.

Namun, menurut dia, tak semua wanita bisa merasakan orgasme. Penyebabnya antara lain pria tak tahu letak titik erotik wanita dan sang wanita tak memiliki pengetahuan tentang orgasme. Para pria perlu mengeksplorasi titik-titik ini yang umumnya berada di payudara dan vagina.

1
2