Share

Waspadai Penyakit Gangrene Bisa Bikin Jaringan Tubuh Membusuk

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Jum'at 12 Agustus 2022 10:54 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: (BBC)

GANGRENE termasuk salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Penyakit gangrene adalah kondisi serius di mana hilangnya suplai darah menyebabkan jaringan tubuh mati. Ini dapat mempengaruhi bagian tubuh mana pun tetapi biasanya dimulai di jari kaki, kaki, jari tangan, dan tangan.

Gangrene dapat terjadi sebagai akibat dari cedera, infeksi atau kondisi jangka panjang yang mempengaruhi sirkulasi darah.

Meski begitu, kondisi gangrene ini juga dapat menyerang bagian dalam tubuh seperti otot maupun empedu. dikutip dari mayo clinic,  gangren umumnya mempengaruhi lengan dan kaki, termasuk jari kaki dan jari tangan. Selain itu, juga dapat terjadi pada otot dan organ di dalam tubuh, seperti kantong empedu.

Biasanya, kondisi ini dimulai di bagian tubuh tertentu, seperti kaki, tangan, atau organ dalam. Gangren dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan mengalami syok septik jika tidak diobati dan bakteri mencapai aliran darah. Syok septik sendiri dapat mengancam jiwa dan dianggap sebagai keadaan darurat medis.

Jika gangren mempengaruhi jaringan di bawah permukaan kulit Anda, seperti gangren gas atau gangren internal, mungkin juga mengalami demam ringan dan umumnya merasa tidak sehat.

Jika kuman penyebab gangren menyebar ke seluruh tubuh, kondisi yang disebut syok septik dapat terjadi. Beberapa gejala syok septik adalah mengalami pembengkakan, terjadi perubahan warna kulit,  terdapat cairan berbau busuk yang keluar dari luka, kulit menjadi tipis, berkilau, atau kulit tanpa rambut

Penyebab gangrene adalah kurangnya darah, adanya infeksi yang tidak bisa diobati dengan baik dapat menyebabkan gangrene, mengalami cedera, luka tembak atau luka remuk akibat kecelakaan dapat menyebabkan luka terbuka yang memungkinkan bakteri masuk ke dalam tubuh.

Jika bakteri menginfeksi jaringan tersebut dan tidak diobati, maka dapat menyebabkan gangren. Beberapa risiko yang menyebabkan seseorang menderita gangren adalah diabetes, hernia, merokok, usus buntuk dan sering mengonsumsi alkohol.

Untuk mencegah lebih banyak jaringan mati, gangrene harus ditangani lebih awal untuk meminimalkan kerusakan. Orang yang menderita diabetes atau penyakit pembuluh darah harus secara teratur memeriksa tangan dan kaki untuk mencegah gejala gangrene. Perlu diperhatikan, pembengkakan, keluarnya cairan, atau kemerahan yang mungkin mengindikasikan infeksi.

Serta bisa mengonsumsi antibiotik sebelum atau sesudah menjalani operasi, di bawah perawatan dokter dapat membantu mencegah perkembangan infeksi gangrene.

Demikian pemahaman terkait gangrene yang perlu dipahami dan dicegah.

(RIN)

1
3