Share

Masyarakat Umum Tak Butuh Vaksin Booster Covid-19 Dosis Kedua?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 12 Agustus 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Vaksinasi (Foto: Freepik)

PEMERINTAH hingga saat ini masih memprioritaskan pemberian vaksin booster Covid-19 kedua baru pada tenaga kesehatan. Kapan masyarakat umum mendapatkannya, Kementerian Kesehatan pun belum bisa menjawabnya.

Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia, dr. Pandu Riono menilai kemungkinan masyarakat umum tidak memerlukan vaksin booster kedua. Kemungkinan ini ada, jika vaksin booster pertama tidak mencapai target.

"Penerima vaksin booster pertama di Indonesia masih jauh dari target, hingga saat ini baru di angka 28%," terang dr. Pandu dalam Webinar Kemenkes, baru-baru ini.

Alih-alih fokus pada deadline kapan masyarakat umum mendapat booster Covid-19 dosis kedua, dr. Pandu menegaskan , lebih baik saat ini harus difokuskan untuk melengkapi penerima booster dosis pertama agar mencapai target.

"Mungkin saja dengan masyarakat banyak yang menerima vaksin booster dosis pertama, barangkali vaksin booster kedua tidak diperlukan," tambahnya.

Menurut data Sero Survey 2022, mereka yang tidak menerima vaksin Covid-19 sama sekali antibodinya adalah 963 U/mL, lalu penerima vaksin dosis pertama 1682. Sementara kelompok yang menerima dosis kedua 1852, dan penerima booster pertama punya antibodi hingga sebesar 4496.

"Dari data ini, pesan penting yang ingin kami sampaikan adalah penting sekali bagi masyarakat untuk menerima vaksin booster," tegas dr. Pandu

 BACA JUGA:Kemana Vaksin Booster Covid-19 untuk Para Remaja?

BACA JUGA:Susul AS, Eropa akan Menghemat Vaksin Cacar Monyet?

1
2