Share

Harganya Dikabarkan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Apa Bahaya Sering Makan Mie Instan?

Wiwie Heriyani, Jurnalis · Jum'at 12 Agustus 2022 06:04 WIB
$detail['images_title']
Mie instan bahaya jika dimakan keseringan (Foto: known insider)

HARGA mie instan baru-baru ini dikabarkan berpotensi naik hingga tiga kali lipat, imbas harga gandum yang melonjak akibat perang Rusia-Ukraina.

Sebagai makanan andalan pengganjal lapar, harga semangkuk mie instan sebelumnya memang tergolong murah. Karena itulah banyak orang yang suka makan mie instan. Bahkan tak sedikit orang yang menjadikan mie instan sebagai makanan wajib mereka setiap hari.

 mi instan

Meski begitu, terlalu sering makan mie instan sebenarnya tidak dianjurkan. Pasalnya, ada beberapa bahaya yang mengintai kesehatan Anda jika tidak bijak dalam mengonsumsi mie instan.

Dilansir dari berbagai sumber, mie instan disebut-sebut sebagai makanan tidak sehat lantaran kandungan karbohidrat, lemak, dan garam yang tinggi, tetapi rendah protein, serat, vitamin, dan mineral.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu sering mengonsumsi mie instan berkaitan dengan buruknya kualitas makanan yang dikonsumsi. Hal ini tentu berdampak pada kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh.

Bahkan, sering mengonsumsi mie instan dapat menimbulkan risiko sindrom metabolik, yaitu kondisi yang dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Mie instan merupakan jenis makanan yang tidak mudah dicerna, sehingga membuat kerja sistem saluran cerna menjadi lebih berat. Bila dikonsumsi terlalu sering atau terlalu banyak, hal ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.

 BACA JUGA:Harga Mie Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat dalam Waktu Dekat, Anak Kosan Siap-Siap Nih

Selain itu, bumbu yang digunakan di dalam mie instan biasanya memiliki kandungan garam atau natrium yang tinggi. Di dalam satu kemasan mie instan mengandung sekitar 860 mg natrium.

Jumlah natrium tersebut belum ditambah dari kandungan natrium dalam makanan lain yang Anda konsumsi pada hari yang sama. Padahal, asupan natrium yang disarankan setiap harinya tidak lebih dari 2.000–2.400 mg atau setara 5–6 gram garam.

Beberapa penelitian mengemukakan bahwa konsumsi natrium yang terlalu banyak diketahui dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, berdampak rusaknya pembuluh darah, hingga memicu berbagai gangguan pada jantung.

Kandungan garam yang tinggi pada mie instan juga bisa berdampak pada fungsi ginjal yang bisa terganggu, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.

Terganggunya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan natrium dan cairan di dalam tubuh. Hal ini memicu terjadinya pembengkakan pada kaki serta penumpukan cairan di sekitar jantung dan paru-paru.

Nah, jika melihat beberapa bahaya yang ditimbulkan akibat sering mengonsumsi mie instan di atas, apakah Anda setuju harga mie instan naik tiga kali lipat?

1
2