Share

Alami Stroke, Apa Saja Kemampuan yang Harus Dipulihkan? Ini Jawabannya

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 15:12 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Stroke (Foto: Shutterstock)

ALAMI stroke, apa saja kemampuan yang harus dipulihkan untuk memperpanjang kelangsungan hidup. Penyakit Stroke telah menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Stroke atau gangguan serebrovaskular mengacu pada gejala neurologis, yang dihasilkan dari gangguan aliran darah ke otak.

Stroke memang tidak dapat diobati, namun ada perawatan yang tepat dan rehabilitasi sangat penting. Kebiasaan makanan pun memainkan peran penting dalam rehabilitasi dan pemulihan setelah Stroke.

Berikut kemampuan yang harus dipulihkan saat mengalami stroke dikutip dari berbagai sumber:

1. Keterampilan Sensorik

Gangguan ini kerap dialami penderita stroke karena stroke bisa menyebabkan bagian otak yang mengatur sensorik rusaka. Gangguan sensorik ini bisa berupa mati rasa pada satu sisi tubuh, sementara tubuh lainnya merasa seperti tertusuk jarum.  Beberapa pasien juga merasakan jika mereka sulit merasakan suhu dingin maupun panas.

Dalam pengobatannya, kemampuan sensorik bisa dipulihkan dengan cara latihan menggenggam bola, latihan memegang kelereng, latihan merasakan suhu dari handuk atau kain basah yang sebelumnya direndam ke air hangat atau dingin

2. Keterampilan Kognitif

Selain menyerag sensorik manusia, stroke juga bisa  mengganggu kemampuan kognitif. Kemampuan kognitif bisa berupa kemampuan dalam berpikir dan penalaran yang membuat penderitanya tidak bisa beraktifitas secara normal.

Tak hanya itu, rusaknya kemampuan kognitif juga bisa menyebabkan demensia vaskular atau hilang ingatan. Resiko ini bisa terjadi pada orang tua, terutama jika mereka terkena stroke karena obesitas atau diabetes.

Pengobatan untuk mengembalikan kemampuan kognitif bisa dilakukan dengan cara terapi okupasi yang bertujuan agar seorang pasien bisa menjalani kehidupan normal lagi. Terapi ini biasanya dilakukan dengan latihan melakukan aktivitas sehari-hari, seperti mencuci, masak, dan merawat diri.

3. Keterampilan Bicara

Tak jarang penderita stroke akan mengalami afasia atau gangguan berbicara. Gangguan ini menyebabkan seseorang sulit untuk memahami dan mengeskpresikan bahasa lisan dan tertulis.

Keterampilan berbicara ini bisa kembali lagi dengan melakukan latihan, seperti mengoptimalkan koordinasi mulut agar menghasilkan suara untuk berbicara.

Keberhasilan cara-cara di atas diyakini bisa menyembuhkan penderita stroke dengan gejala ringan dan harus secara rutin dilakukan. Dukungan dari keluarga dan tenaga medis juga diperlukan.

Itulah pembahasan mengenai alami stroke, apa saja kemampuan yang harus dipulihkan.

(RIN)

 

1
3