Share

Mengenal ISAPS di Tengah Tren Operasi Plastik, Apa Kaitannya dengan PERAPI?

Tim Litbang MPI, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 09:04 WIB
$detail['images_title']
Operasi plastik (Foto: Real Self)

OPERASI Plastik saat ini tengah menjadi tren di dunia, bahkan di Indonesia. Dengan tujuan merubah bagian tubuh tertentu atau memperbaiki kekurangan yang dianggap mungkin bisa mengganggu penampilan.

Muncul istilah ISAPS atau International Society of Aesthetic Plastic Surgery. Badan profesional terkemuka di dunia untuk ahli bedah plastik estetika bersertifikat, yang mana dinilai mampu memberikan perawatan baik terkait operasi plastik.

 operasi plastik

Sementara untuk di Indonesia namanya Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI). Badan yang berisikan para dokter profesional dengan keahlian yang baik alam bidang bedah plastik ataupun estetik.

"Keanggotaan ISAPS sifatnya individual atau perorangan, bukan institusional. Bagaimana pun, dokter-dokter bedah plastik yang bergabung di organisasi ISAPS haruslah dokter bedah plastik yang masih aktif menjadi anggota perkumpulan profesi bedah plastik negara mereka masing-masing (kalau di Indonesia anggota PERAPI/INAPRAS)," kata dr. Ahmad Fawzy, SpBP-RE, Divisi Pengembangan Kedokteran Digital PERAPI, Koordinator Ilmiah PERAPI Cabang Jawa Tengah dan Kepala Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman kepada MNC Portal.

Lantas apa hubungan ISAPS dengan PERAPI?

Dalam penjelasannya, ISAPS sebagai wadah untuk menjembatani komunikasi dan informasi antara organisasi-organisasi profesional bedah plastik di berbagai negara di dunia. Kendati demikian, PERAPI bukanlah bagian atau anggota dari ISAPS.

"Untuk lebih mudah, organisasi PERAPI bukanlah institusi yang menjadi bagian/anggota ISAPS. Tapi dokter-dokter spesialis bedah plastik anggota PERAPI bisa dan disilakan untuk maju mengembangkan diri menjadi anggota ISAPS," jelas dr Ahmad

Untuk para dokter yang berminat mengembangkan diri maju ke ISAPS, PERAPI memperbolehkan. Namun harus memenuhi syarat dan ketentuan, seperti mengajukan permohonan bergabung, haruslah anggita aktif PERAPI.

Lalu dia harus mendapat sponsor atau referensi baik dari oleh dua anggota ISAPS aktif atau seumur hidup. Kemudian melewati proses peninjauan ketat, yang mencakup riwayat praktik profesional dalam rentang tujuh tahun setelah lulus dari pendidikannya.

1
2