Share

Bunda Wajib Baca! Ini Bahaya Anak Tidak Imunisasi Lengkap

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 01:06 WIB
$detail['images_title']
Anak perlu divaksin lengkap (FotoL Unicef)

ANGKA cakupan imunisasi nasional menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu faktornya adalah ketakutan orangtua untuk mendatangi fasilitas kesehatan karena pandemi Covid-19.

Saat ini sebenarnya sudah tak ada lagi alasan bagi orangtua untuk tidak memvaksin anaknya secara lengkap. Ya, pada setiap tahapan usia, diharapkan anak dari lahir hingga remaja mendapatkan imunisasi lengkap.

 anak divaksin

Secara detailnya, berikut ini daftar imunisasi lengkap yang harus diberikan ke anak mulai dari dilahirkan hingga remaja:

- Segera setelah lahir: Hepatitis B + OPV

- 1 bulan: BCG

- 2 bulan: Penta 1 (DPT-HepB-Hip1) + OPV

- 3 bulan: Penta 2 (DPT-HepB-Hip2) + OPV

- 4 bulan: Penta 3 (DPT-HepB-Hip3) + OPV + IPV

- 9 bulan: Campak Rubella 1

- 18 bulan: Penta 3 DPT-HepB-Hip4 + Polio

- 24 bulan: Campak Rubella 2

- Kelas 1 SD: Campak Rubella 3 + DT

- Kelas 2 SD: Td

- Kelas 5 SD: Td + HPV1 (beberapa provinsi)

- Kelas 6 SD: HPV2 (beberapa provinsi)

"Kalau sampai sekarang belum lengkap atau terlewat, segera diimunisasi anaknya mumpung belum tertular penyakit. Kalau sudah tertular, anak berisiko sakit berat, cacat, bahkan meninggal dunia," ujar Ahli Kesehatan Anak, Prof Soedajtmiko.

 BACA JUGA:Kapan Vaksin Cacar Monyet Datang ke Indonesia?

Prof Soedjatmiko pun membeberkan beberapa risiko penyakit jika anak tidak mendapatkan imunisasi lengkap. Mulai dari Hepatitis B dan A hingga HPV. Berikut ini penjelasannya:

- Hepatitis A dan B: Kerusakan hati, kanker hati

- Polio: Lumpuh layu, kaki mengecil

- Tuberkulosis: Radang paru, otak

- Difteri: Sumbatan jalan napas, jantung

- Pertusis: Radang paru, telinga

- Tetanus: Kaku otot mulut, napas

- Hemofilus Inf. B: Radang otak, paru, telinga

- Pneumokokus: Radang otak, paru, telinga

- Influenza: Radang paru

- Campak: Radang paru, otak, diare

- Rubella: Tuli, buta, kelainan otak, jantung

- Jap. Ensefalitis B: Radang otak

- Varisela: Cacar air

- Mumps: Gondong, mandul

- Tifus: Radang usus

- Dengue: Demam berdarah

- HPV: Kanker leher rahim

"Kami sangat berharap supaya orangtua tidak ragu untuk memberikan imunisasi ke anak. Sebab, seluruh dunia meyakini bahwa imunisasi itu aman dengan meningkatkan kekebalan tubuh dan tidak memberikan dampak buruk pada anak, malah melindungi mereka dari sakit berat, cacat, dan kematian anak," saran Prof Soedjatmiko.

1
2