Share

Olahraga 150-600 Menit Seminggu Cegah Kematian Dini Serta Awet Muda

Cita Zenitha, Jurnalis · Rabu 10 Agustus 2022 14:30 WIB
$detail['images_title']
Olahraga 150-160 Menit(Foto: Shutterstock)

OLAHRAGA 150–600 menit seminggu cegah kematian dini ini bisa memperpanjang kehidupan. SALAH satu cara untuk menjaga kesehatan kita adalah dengan berolahraga. Selain itu, olahraga juga menjadi salah satu cara untuk menjaga imunitas seseorang. Lalu juga bisa mencegah penuaan dini.

Olahraga menjadi salah satu kegiatan menyehatkan badan. Ada banyak sekali gaya olahraga yang bisa dicoba sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Melakukan kegiatan olahraga sering dikaitkan dengan memperpanjang hidup.

Berdasarkan sebuah studi baru yang diterbitkan 1 Juli di BMJ, olahraga juga dapat menurunkan risiko kematian. John Jakicic, PhD, seorang ahli fisiologi olahraga di School of Education University of Pittsburgh dilansir dari Healthline mengatakan aktivitas fisik menjadi gaya hidup yang lebih penting.

"Ini adalah penelitian yang bagus dan mendukung gagasan bahwa aktivitas fisik menjadi perilaku gaya hidup yang penting yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan," kata John.

Physical Activity Guidelines for Americans merekomendasikan olahraga, setidaknya 150 menit seminggu olahraga intensitas sedang, atau 75 menit seminggu aktivitas fisik intensitas kuat, atau kombinasi keduanya.

Olahraga 150–600 menit seminggu cegah kematian dini disarankan juga untuk melakukan aktivitas penguatan otot intensitas sedang atau kuat pada 2 hari atau lebih dalam seminggu.

Dalam studi baru, para peneliti melihat tanggapan terhadap Survei Wawancara Kesehatan Nasional AS (NHIS) tahun 1997 hingga 2014 untuk melihat apakah orang memenuhi pedoman aktivitas fisik. Penelitian ini melibatkan hampir 480.000 orang Amerika berusia 18 tahun ke atas.

Para peneliti juga melihat catatan kematian nasional untuk mengidentifikasi berapa banyak dari orang-orang ini telah meninggal pada akhir tahun 2015.

Hasil penelitian pun menunjukkan, bahwa dibandingkan orang yang tidak memenuhi tingkat aktivitas yang disarankan, orang yang terlibat dalam aktivitas aerobik yang cukup, 29% lebih kecil kemungkinannya meninggal karena sebab apa pun.

Olahraga 150–600 menit seminggu cegah kematian dini ini  memenuhi tingkat aktivitas penguatan otot yang direkomendasikan memiliki risiko 11% lebih rendah meninggal karena sebab apa pun. Selain itu, orang yang memenuhi rekomendasi untuk aktivitas aerobik dan penguatan otot mencapai manfaat yang lebih besar yakni risiko kematian 40% lebih rendah dari penyebab apa pun.

"Hasilnya menunjukkan bahwa latihan aerobik atau latihan resistensi pada tingkat yang direkomendasikan bermanfaat. Namun, tampaknya kombinasi (dari keduanya) bahkan lebih bermanfaat dalam mengurangi kematian karena semua penyebab," jelas Jakicic.

(RIN)

1
3