Share

Apakah Virus Langya Menular Antar Manusia?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 06:09 WIB
$detail['images_title']
Virus Langya ditemukan (Foto: Reuters)

AHLI Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman menegaskan, belum ada laporan kasus virus Langya menular dari orang ke orang. Temuan kasus di China pun menunjukan bahwa virus menular dari hewan ke manusia.

Dicky pun menerangkan bahwa belum ada potensi virus Langya akan bermutasi hingga akhirnya dapat menular antar manusia. Meski begitu, karena virus ini satu famili dengan virus Nipah, perlu diwaspadai serius karena virus Nipah bisa membahayakan nyawa.

 waspadai virus langya

"Virus Langya sejauh ini tidak menular dari manusia ke manusia. Laporan kasus di China pun menunjukkan bahwa virus Langya menginfeksi manusia melalui paparan hewan," ungkap Dicky saat dihubungi MNC Portal.

Virus Langnya sekalipun tidak menyebar antar orang, tetap perlu disikapi serius. Upaya pencegahan harus dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus yang bisa saja malah membuatnya bermutasi dan bisa menular antarorang di kemudian hari.

Pemerintah, sambung Dicky, diharapkan memperkuat surveilans bukan hanya pada manusia, tapi juga hewan. Bahkan, lingkungan, karena kini ketiganya benar-benar bisa memberi dampak nyata pada kesejahteraan hidup manusia itu sendiri.

 BACA JUGA:Warning! Ditemukan Virus Baru Bernama Langya, Sudah Menginfeksi 35 Orang

"Bukan hanya untuk Indonesia, tapi semua dunia harus memperkuat surveilans di manusia, hewan, maupun lingkungan, karena ketiga saling memberi pengaruh," tambah Dicky.

Karena satu famili dengan virus Nipah, Dicky mengimbau sekali kepada masyarakat untuk mencegah penularan virus ini. Sebab, ada potensi bahwa infeksi virus Langya bisa menyebabkan kefatalan seperti yang disebabkan oleh virus Nipah.

"Meski tidak ada kasus perawatan ICU ataupun kematian, prinsip mitigasi wabah harus diterapkan. Ini untuk mengantisipasi skenario terburuk yang mungkin saja terjadi," ungkap Dicky.

Terlebih, ditemukan penularan virus pada anjing dan kambing walau kasusnya tidak begitu banyak. Tapi, data ini menginformasikan bahwa hewan domestik atau yang dekat dengan manusia bisa terinfeksi dan memungkinkan untuk menyebarkan virus ke manusia.

1
2