Share

Apakah Virus Cacar Monyet Bisa Menular Lewat Darah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 08 Agustus 2022 09:15 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

WABAH cacar monyet semakin menjadi perhatian dunia saat ini. Mengingat angka kasusnya yang semakin bertambah. Bahkan pemerintah AS, sudah menyatakan status kedaruratan masyarakat untuk cacar monyet secara nasional.

Sebagai tindak preventif, maka dari itu penting bagi kita untuk mengetahui dan memahami pola penularan infeksi cacar monyet. Baru-baru ini, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia atau PB IDI menyarankan agar dilakukan skrining cacar monyet sebelum seseorang mendonorkan darahnya, instruksi serupa juga dilakukan Palang Merah Amerika Serikat. Imbauan ini keluar sebagai respons pencegahan penularan virus di masyarakat.

Dengan keluarnya imbauan tersebut, lantas apakah memang virus cacar monyet bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui media darah?

Hingga saat ini belum ada laporan yang menyatakan bahwa virus cacar monyet bisa menular melalui transfusi darah. Begitu pula risiko terinfeksi lewat darah pun masih belum jelas kebenarannya.

Bukti menunjukkan bahwa virus cacar monyet paling sering menular lewat kontak langsung dengan lesi atau droplet. Namun, merujuk pada laporan studi di The Lancet, virus cacar monyet ditemukan dalam darah.

"Studi di The Lancet menemukan bahwa enam dari tujuh pasien yang didiagnosis cacar monyet di Inggris, pada 2018 hingga 2021 memiliki virus cacar monyet di dalam darahnya," dikutip dari STAT News, Senin (8/8/2022).

Bahkan, bulan lalu jaringan dokter di seluruh Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa yang mempelajari cacar monyet melaporkan di New England Journal of Medicine bahwa mereka telah menemukan virus cacar monyet dalam beberapa sampel darah yang diambil dari pasien mereka.

Terlepas dari itu, menurut dr. Peter Chin-Hong, seorang pakar penyakit menular di University of California, San Francisco. Saat ini masih terlalu banyak ketidakpastian dalam kasus cacar monyet ini, termasuk potensi cairan tubuh apakah bisa menyebabkan infeksi cacar monyet atau tidak.

BACA JUGA:Duh! Ternyata Durasi Karantina Pasien Cacar Monyet Bisa Sampai 1 Bulan Loh!

BACA JUGA: Waduh, Vaksin Cacar Monyet Belum Tersedia di Indonesia

"Kami belum bisa memastikan apakah virus monkeypox dalam darah benar-benar bisa menularkan penyakit atau tidak," terang dr. Peter

"Tapi, langkah yang diambil oleh Palang Merah AS untuk melakukan skrining cacar monyet sebelum seorang individu mendonorkan darahnya adalah langkah tepat yang memang perlu diambil," tandasnya.

1
2