Share

Peneliti Sebut BA.5 Jadi Varian Paling Banyak Sebabkan Reinfeksi

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 07 Agustus 2022 12:32 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)

VARIAN BA.4 dan BA.5 memang menjadi penyebab kasus positif Covid-19 di berbagai negara meningkat, termasuk Indonesia. Sub varian dari Omicron ini pun bertanggung jawab menyebabkan tingginya penularan.

Apalagi, studi baru-baru ini mengklaim bahwa subvarian BA.5 dari varian Omicron, lebih tinggi menyebabkan infeksi ulang (reinfeksi) daripada varian lainnya. Penelitian dilakukan oleh tim peneliti dari Portugal.

Studi didasarkan pada analisis komparatif antara Omicron BA.2 dan Omicron BA.5. Dengan menggunakan catatan kesehatan elektronik dan data surveilans laboratorium SARS-CoV-2.

"Kami melakukan studi kasus dan studi kohort yang mencakup periode penggantian garis keturunan Omicron BA.2/BA.5 di Portugal, untuk membandingkan efektivitas vaksin primer dan lengkap, dosis penguat terhadap infeksi, rawat inap Covid-19, dan kematian," kata peneliti, dikutip dari Time of India.

Lebih lanjut hasil studi mengklaim kemungkinan infeksi ulang yang lebih tinggi diamati pada kasus BA.5 dibandingkan dengan BA.2. Di mana peneliti melihat perlindungan vaksinasi lebih rendah jika terinfeksi BA.5, hanya 77% dirawat inap.

"Perlindungan terhadap reinfeksi lebih rendah pada kasus BA.5 bila dibandingkan dengan BA.2. Di antara mereka yang terinfeksi BA.5, vaksinasi booster dikaitkan dengan masing-masing 77% dan 88% pengurangan risiko rawat inap dan kematian Covid-19 di rumah sakit. Sementara pengurangan risiko yang lebih tinggi ditemukan untuk kasus BA.2, dengan masing-masing 93% dan 94%," jelas studi tersebut.

Adapun risiko rawat inap dan kematian di antara yang divaksinasi dan tidak divaksinasi. Tergantung pada infeksi BA.5 atau BA.2, penelitian menemukan bahwa kasus BA.5 yang divaksinasi dengan booster memiliki peluang rawat inap 3,4 kali lebih tinggi, dibandingkan kasus BA.2.

Adapun angka Covid-19 di Indonesia hingga Sabtu siang, ada 5.455 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi.Tambahan kasus ini lebih rendah dari dari 5.929 kasus terkonfirmasi per Jumat siang. Dengan demikian, total kasus Covid-19 di RI adalah 6.240.699.

Hingga Sabtu 6 Agustus 2022 pukul 12.00 WIB, sudah ada 157.082 jiwa yang hilang karena wabah Covid-19. Sebanyak 6.032.722 orang sembuh setelah terinfeksi virus Corona.

1
2