Share

Jangan Panik Berlebih, Begini 3 Langkah saat Anak Menelan Benda Asing

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 07 Agustus 2022 09:34 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Anak Menelan Benda Asing. (Foto: Shutterstock)

MENELAN benda asing memang menjadi kasus yang berkontribusi paling banyak dalam kasus kegawatdaruratan anak-anak. Bahkan, kasus menelan benda asing mencapai 80 persen dari masalah yang dihadapi di ruangan gawat darurat rumah sakit atau puskesmas.

Menurut studi, 80-90 persen benda asing yang tertelan akan keluar dengan sendirinya melalui saluran cerna dan sedikit kasus yang butuh tindakan operasi.

Namun, beberapa benda asing menjadi berbahaya apabila menyumbat saluran yang lebih kecil, seperti saluran kerongkongan, apalagi pada anak-anak. Atau bila bendanya tajam bisa menyebabkan luka dan perdarahan. Sehingga, penting untuk orang tua ketahui kapan harus segera mencari pertolongan medis.

Dr. Nuraini Irma Susanti, Sp.A(K), Spesialis Anak Konsultan Hati dan Saluran Cerna (Gastroenterohepatologi) Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengatakan, tindakan pembedahan baru dipertimbangkan jika benda asing yang tertelan berpotensi menyebabkan sumbatan di saluran cerna.

Anak menelan mainan

Nah, berikut hal-hal yang harus dilakukan saat anak menelan benda asing:

Cari tahu kemungkinan benda asing apa yang tertelan oleh anak

Beberapa benda asing seperti koin, magnet, baterai, atau benda yang tajam berpotensi untuk menyebabkan kondisi gawat darurat akibat sumbatan atau perlukaan pada organ dalam tubuh. Namun, benda seperti manik-manik tumpul biasanya bisa keluar dengan sendirinya. Cukup awasi anak dalam 24 jam apabila tidak ada gejala lainnya.

Cek kondisi anak apakah mengalami gejala akut

Secara umum, orangtua akan mulai cemas ketika anak menelan benda asing dan anak tiba-tiba menunjukkan gejala. Seperti batuk-batuk, muntah atau keluar liur yang banyak, atau anak mengeluh sakit perut dan tidak mau makan.

Jika anak terlihat sulit bernapas, Bunda bisa melakukan pertolongan segera dengan cara tepukan pada punggung atau melakukan Heimlich Maneuver. Segera cari pertolongan medis apabila anak sudah menunjukkan gejala akut.

Berikan informasi kepada dokter

Sampaikan kepada dokter bagaimana kondisi anak dan gejala yang Bunda amati. Lebih baik lagi apabila Bunda bisa memberi tahu kemungkinan benda apa yang tertelan.

Seperti yang dijelaskan oleh dr. Eva Jeumpa Soelaeman, pada kasus anak menelan benda asing, dokter akan melakukan pemeriksaan baik fisik maupun pemeriksaan penunjang apabila diperlukan.

Nanti dokter akan memutuskan apakah anak cukup diawasi saja sampai benda asing keluar dengan sendirinya, ataukah sampai harus dilakukan tindakan invasif seperti operasi atau pengambilan dengan alat, salah satunya dengan endoskopi saluran cerna.

Studi menunjukkan, tindakan pengambilan benda asing dengan endoskopi memberikan hasil yang baik dengan tingkat kesuksesan di atas 95 persen dan komplikasi yang minimal.

1
2