Share

Ini Posisi Tidur Terbaik Supaya Terhindar dari Kerutan dan Iritasi di Kulit

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 07 Agustus 2022 05:00 WIB
$detail['images_title']
posisi tidur, (Foto: Freepik)

TIDUR berkualitas berperan vital untuk Kesehatan seseorang, baik secara fisik dan juga mental.

Bahkan hal sesederhana seperti posisi saat kita tidur pun, bisa berpengaruh pada tampilan visual wajah loh! Ya, tidur dengan posisi yang salah atau dengan tipe bantal yang keliru pun sebenarnya bisa membuat penampilan kita terlihat jadi lebih lesu dan kusam karena wajah jadi banyak garis-garis kerutan.

Maka dari itu, secara teknis ada posisi tidur yang dianggap para ahli sebagai posisi terbaik untuk menghindari kerutan pada kulit. Dokter kulit dari Cortina dan profesor Dermatology at Weill Cornell Medical College, dr. Michael Jacobs menyebut posisi tidur terbaik adalah tidur telentang.

“Tidur telentang adalah pilihan terbaik untuk mengurangi kerutan," ujar dr. Michael, dikutip dari Huffingtonpost, Minggu (7/8/2022).

Jika seseorang tidur dengan posisi tubuh yang miring, posisi ini memberikan tekanan hanya pada satu sisi wajah.

“Saat Anda tidur miring, kulit jadi terlipat dan ada tekanan hanya pada satu sisi wajah. Inilah yang memungkinkan munculnya kerutan. Tidur telentang dapat membantu memerangi garis-garis kerutan tersebut,” tambahnya.

Senada dengan dr. Michael, ahli dermatologis lainnya, Courtney Rubin menyebutkan tidur dengan posisi selain telentang, bisa memberikan gaya geser dan kerutan pada kulit.

“Tidur (miring) di satu sisi wajah Anda, atau di perut bisa menyebabkan tekanan dan gaya geser pada kulit, bersamaan dengan kerutan pada kulit," katanya.

Menghabiskan berjam-jam tidur dalam posisi di mana kulit kita jadi meregang dan berkerut, karena posisi tidur yang salah, menyebabkan pembentukan kerutan di kulit wajah seiring berjalannya waktu.

Tidur dengan posisi telentang (punggung melekat di kasur tempat tidur) ini, diungkap dokter kulit Arash Akhavan, bukan hanya menghilangkan peluang wajah jadi dipenuhi kerutan, tapi juga menghilangkan peluang terjadinya iritasi.

“Tidur dengan posisi ini menghilangkan peluang wajah jadi tertekan ke permukaan selama sepanjang malam kita tidur. Ini juga menghilangkan potensi iritasi dari permukaan tempat kita (meletakkan wajah) saat tidur,” tandasnya.

1
2