Share

Duh! Ternyata Durasi Karantina Pasien Cacar Monyet Bisa Sampai 1 Bulan Loh!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 07 Agustus 2022 06:00 WIB
$detail['images_title']
Virus cacar monyet (Foto: Reuters)

PEMERINTAH Amerika Serikat baru-baru ini telah mengeluarkan status darurat kesehatan masyarakat secara nasional untuk wabah cacar monyet. Mengingat eskalasi perkembangan kasus yang semakin meningkat dari hari ke hari.

Merespon status darurat yang sudah diumumkan AS, Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengimbau kepada pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan wacana serupa dalam waktu dekat.

Mengikuti perkembangan kasus yang sedang terjadi adalah langkah yang tepat untuk meminimalisir 'kolaps' yang bisa saja terjadi karena tidak adanya kesiapan merespons wabah cacar monyet.

"Ketika AS sudah mengeluarkan pernyataan darurat kesehatan masyarakat untuk cacar monyet, artinya seluruh negara termasuk Indonesia tidak boleh abai apalagi tidak peduli bahkan meremehkan cacar monyet," terang Dicky saat dihubungi MNC Portal, Jumat (5/8/2022).

"Cacar monyet harus dianggap serius saat ini. Itu artinya, Indonesia sudah harus menguatkan sistem pencegahan mulai dari surveilans, testing dan tracing, pun memikirkan bagaimana jika nanti ditemukan kasus positif, apalagi jika ditemukannya di pintu masuk," sambungnya.

Dicky menegaskan, ketika kasus cacar monyet sudah terdeteksi di pintu masuk, dipastikan pasien harus menjalani isolasi karantina untuk memastikan virus tidak menyebar di masyarakat.

"Nah, beda dari Covid-19, waktu isolasi karantina cacar monyet itu lama sekali, bisa sampai 4 minggu. Kalau ditemukan kasus, di mana si pasien akan diisolasi dan siapa yang menanggung pembiayaan perlu dipikirkan mulai dari sekarang oleh pemerintah Indonesia," tegasnya.

Belajar dari penanganan pandemi Covid-19, dari kacamatanya sebagai ahli epidemiologi, ia berharap sekali agar pemerintah Indonesia memberi perhatian lebih kepada penyakit infeksi cacar monyet dan mulai mempersiapkan wacana status darurat kesehatan masyarakat, terhitung dari sekarang hingga 4 minggu ke depan.

"Kalau amit-amit, nanti ditemukan kasus positif cacar monyet, dengan persiapan yang matang, termasuk ketersediaan obat dan vaksin, wabah cacar monyet tidak akan mengganggu masyarakat," katanya.

"Selain itu, masyarakat yang terkonfirmasi positif pun tidak ragu untuk datangi fasilitas kesehatan, karena stigma yang melekat pada penyakit ini bisa diatasi dengan strategi komunikasi yang tepat," pungkas Dicky.

1
2