Share

15 Penyebab Bayi Muntah yang Harus Dipahami Para Ayah Bunda

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 14:53 WIB
$detail['images_title']
15 Penyebab Bayi Muntah, (Foto: Freepik)

15 Penyebab Bayi Muntah penting untuk diketahui oleh semua orang tua, tidak hanya ibu tetapi juga oleh ayah.

Muntah pada bayi adalah hal wajar jika terjadi sesekali. Tapi, harus jadi perhatian apabila si kecil kerap kali muntah alias terus muntah berulang kali. Nah, kalau begini mungkin saja 15 penyebab bayi muntah bisa menjadi biang keladinya.

Penyebab bayi muntah memang beragam, mulai dari hal ringan yang tidak menyebabkan masalah berlanjut atau bisa juga jadi gejala serius yang harus mendapat pertolongan medis lebih lanjut.

Bicara soal penyebab paling sering kenapa bayi muntah, mengutip laman resmi NHS, Jumat (5/8/2022) gastroenteritis disebut jadi penyebab paling umum bayi mengalami muntah. Ini adalah infeksi usus yang biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri, yang juga menyebabkan diare.

Saat muntah-muntah, bayi akan berisiko tinggi mengalami dehidrasi parah dan terkadang bisa menjadi tanda dari sesuatu yang lebih serius seperti meningitis.

Nah, agar Anda sebagai orangtua lebih memahami kenapa bayi muntah dan bisa menanganinya dengan tepat dan cepat. Berikut uraian singkat 15 penyebab bayi muntah.

1. Gastroenteritis: Penyebab paling umum kenapa bayi muntah, merupakan infeksi usus akibat virus atau bakteri yang biasanya sembuh dalam beberapa hari.

2. Alergi makanan: Ya, faktor satu ini juga bisa menyebabkan bayi muntah. Alergi bukan hanya membuat bayi muntah, tapi juga kulit ruam, merah, dan gatal yang rasanya tidak nyaman.

3. Infeksi: Selain gastroenteritis, penyebab bayi muntah lainnya akibat infeksi adalah infeksi saluran kemih atau ISK, infeksi telinga tengah, pneumonia, atau meningitis.

4. Radang usus buntu: Radang usus buntu atau Apendisitis adalah pembengkakan usus buntu yang menyakitkan. Jika kondisinya terus memburuk, biasanya perawatan intensif akan direkomendasikan dokter.

(15 Penyebab Bayi Muntah, Foto: Freepik)

5. Keracunan: Ini juga penyebab lain mengapa bayi muntah lain, harus diwaspadai para orangtua.

6. Intoleransi susu: Perlu diagnosis tepat untuk tahu apakah bayi Anda memang intoleransi susu atau tidak, karena ini bisa jadi penyebab sang buah hati muntah-muntah.

7. Refluks gastro-esofageal: Kondisi ketika isi lambung keluar kembali ke tenggorokan.

8. Stenosis pilorus kongenital: Kondisi saat lahir di mana saluran dari lambung ke usus bayi menyempit, sehingga makanan tidak dapat melewatinya dengan mudah. Ini biasanya menyebabkan muntah proyektil.

9. Hernia: Tercekik juga bisa jadi penyebab bayi muntah. Ketika kondisi ini terjadi, bayi akan sering muntah dan menangis seolah mereka sangat kesakitan.

10. Intususepsi: Kondisi ketika teleskop usus masuk dengan sendirinya. Selain muntah, jika ini terjadi pada bayi akan menyebabkan kulit pucat, lemas, dan memiliki gejala dehidrasi yang cukup berarti.

11. Suhu terlalu panas: Tampak sederhana, tapi ini jangan diabaikan. Bayi yang berada di ruangan bersuhu panas punya kecenderungan untuk muntah dan dehidrasi.

12. Mabuk perjalanan: Kondisi ini bukan hanya dialami orang dewasa atau usia anak-anak, tapi bayi pun bisa dan seperti orang dewasa. Ketika mabuk perjalanan terjadi, bayi pun akan muntah. Jadi kalau Anda bawa bayi keluar rumah dengan mobil, tiba-tiba bayi muntah tanpa sebab di dalam mobil, mungkin saja si bayi sedang mengalami mabuk kendaraan.

13. Infeksi telinga:  Infeksi telinga tengah bisa sebabkan bayi muntah. Ini terjadi karena rasa sakit yang berarti di telinga si bayi sehingga membuatnya refleks muntah.

(15 Penyebab Bayi Muntah, Foto: Freepik)

14. Pilek: Bayi yang sedang pilek pun bisa membuatnya muntah. Terlalu banyak lendir di hidung dapat menyebabkan tenggorokan terasa tidak nyaman dan itu membuat si bayi sering batuk sekaligus muntah.

15. Belum mampu mencerna makanan dengan baik pun jadi penyebab lain bayi muntah. Bayi sering gumoh itu bisa karena bayi belum terbiasa menerima makanan, kondisi seperti ini kebanyakan terjadi pada bulan pertama kehidupan.

Jika intensitas muntah memang sering dan kondisi bayi semakin memburuk setelah muntah, maka Anda perlu segera menghubungi dokter.

1
2