Share

Warning! Menggaruk Lesi Cacar Monyet Berpotensi Tinggi Sebarkan Virus

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 17:23 WIB
$detail['images_title']
Cacar monyet tak boleh digaruk (Foto: Bangkok hospital)

PASIEN cacar monyet diimbau untuk tidak menggaruk lesi di kulitnya. Sebab, tindakan tersebut memicu penyebaran virus lebih luas, baik pada tubuh pasien sendiri maupun ke orang lain.

"Ya, bisa. Menggaruk cacar monyet bisa menyebarkan virus ke lokasi tubuh lainnya. Misal, menggaruk cacar yang ada di muka, lalu pasien memegang area tubuhnya yang lain, itu memicu lokasi baru cacar monyet di tubuhnya," papar Ketua Satgas Monkeypox PB IDI dr Hanny Nilasari, SpKK.

 cacar monyet

Karena ada potensi penyebaran lewat garukan tangan langsung ke cacar, sangat direkomendasikan untuk pasien cacar monyet menjaga kebersihan tubuhnya. Ini bukan hanya demi keselamatan orang lain, tapi juga diri pasien itu sendiri.

Perilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu kunci terpenting dalam upaya mencegah cacar monyet. Dengan memastikan tangan selalu bersih, ini meminimalisir penyebaran virus monkeypox ke orang lain.

 BACA JUGA:Waspadai, 5 Gejala Paling Banyak Dialami Pasien Cacar Monyet

Dalam paparannya, dr Hanny juga menjelaskan, lokasi keberadaan cacar di tubuh ada kemungkinan letak pertama virus masuk. Misal cacar monyet-nya muncul di area wajah, itu artinya virus masuk melalui wajah.

"Pada kasus cacar monyet yang tertular dari hewan, itu besar kemungkinan virus masuk lewat bekas cakaran hewan terinfeksi cacar monyet tersebut," papar dr Hanny.

Jadi, diingatkan sekali lagi bahwa penting sekali menjaga kebersihan diri. Di situasi seperti ini pun diharapkan agar mengurangi kontak langsung atau intim dengan orang yang bukan pasangan.

"Kontak skin-to-skin dengan orang yang tidak dikenal, akan meningkatkan risiko," tegas dr Hanny.

1
2