Share

AS Nyatakan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Masyarakat, Indonesia Berpotensi Menyusul?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 15:21 WIB
$detail['images_title']
Infeksi cacar monyet (Foto: Doc. Antara)

AMERIKA Serikat secara resmi sudah menyatakan bahwa wabah cacar monyet di negaranya, menjadi darurat kesehatan masyarakat. Keputusan ini diambil mengingat jumlah kasus yang kinan bertambah, dan sekaligus respons cepat menurunkan penularan kasus di masyarakat.

Dengan keluarnya status darurat kesehatan masyarakat di Amerika Serikat, ini artinya pemerintahan Joe Biden akan melakukan prioritas terhadap kasus wabah cacar monyet. Bukan hanya soal pengobatan pada pasien, tapi juga upaya vaksinasi bagi masyarakat yang sepertinya akan semakin digencarkan.

Kasus positif cacar monyet di Amerika Serikat sendiri diketahui telah mencapai 6600 kasus. Sementara secara global, di seluruh dunia kasus cacar monyet sudah menembus angka 26.000 kasus dari 80 negara yang sudah melaporkan, termasuk tetangga terdekat Indonesia, Singapura. Indonesia sendiri, baru-baru ini seperti diumumkan Kementerian Kesehatan RI, terdeteksi ada 1 kasus suspek cacar monyet di Jawa Tengah.

Melihat situasi dan perkembangan yang ada, apakah Indonesia memiliki potensi bisa mengikuti jejak Amerika dalam waktu dekat? Menjawab hal tersebut, Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan bahwa untuk saat ini Indonesia belum seharusnya mengeluarkan status darurat kesehatan masyarakat.

Alasan mendasarnya karena kasusnya belum ditemukan, sekalipun ada kasus suspek di Jawa Tengah yang kini masih dalam tahap proses pemeriksaan lebih lanjut.

"(Untuk Indonesia) Saat ini belum waktunya untuk mengeluarkan statement darurat kesehatan masyarakat secara nasional, karena Indonesia masih dalam tahap awal," papar Dicky saat dihubungi MNC Portal, Jumat (5/8/2022).

Meski belum waktunya mengeluarkan status yang sama seperti Amerika Serikat, Dicky menyarankan agar pemerintah dan masyarakat tidak boleh abai atau menganggap cacar monyet bukan penyakit serius.

Pencegahan dan pengendalian virus tetap harus mulai dilakukan sejak sekarang.

"Saat ini pencegahan, penguatan respons komunikasi, dan memastikan fasilitas kesehatan mumpuni melakukan diagnosis atau intervensi penyakit adalah hal penting yang harus dilakukan," jelasnya.

Sederet langkah sigap, preventif dan strategi penanganan, ditegaskan Dicky idealnya dilakukan secepat mungkin begitu kasus pertama cacar monyet terdeteksi.

“Menurut saya, diperlukan 2 sampai 4 minggu ke depan setelah kasus pertama ditemukan untuk bisa menentukan bagaimana langkah selanjutnya,” pungkas Dicky singkat.

 BACA JUGA:Amerika Serikat Umumkan Wabah Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Masyarakat!

BACA JUGA:Ini Dampak dari AS Nyatakan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat

1
2