Share

Apa ASI Bisa Jadi Media Penularan Covid-19?

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 11:24 WIB
$detail['images_title']
Ibu menyusui (Foto: University hospital)

BAGI para ibu mungkin merasa bingung bagaimana pemberian ASI di tengah pandemi Covid-19. Sebab bisa saja bayi terinfeksi Covid-19, namun apakah benar ASI jadi media penularannya?.

Hal tersebut masih tabu di tengah masyarakat. Namun menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), masih belum bisa dipastikan ASI jadi penularan Covid-19.

"Penularan Covid-19 melalui ASI hingga saat ini belum terdeteksi. Tidak ada alasan untuk menghindari atau berhenti menyusui," keterangan WHO dalam website, dikutip Jumat (5/8/2022).

 ASI

Jadi tak ada alasan untuk menghindari atau berhenti menyusui di tengah pandemi. Seperti ibu sakit flu atau positif Covid-19, ASI akan mengandung antibodi untuk bayi. Untuk kebal atau lebih kuat sistem imunitasnya terhadap sakit yang diderita ibunya.

"Kita tahu manfaat asi itu kan luar biasa ya dalam kandungan di dalamnya. Jangan kan ketika ibunya sedang sakit flu atau sakit tertentu di dalam asinya, akan terkandung antibodi penyakit tertentu atau sedang dialami ibu tersebut," jelas Alia Febyani Birth & Post Partum Doula (Dona Certified), Transpersonal Psyche Soma Analyst & Practitioner, kepada MNC Portal Kamis (4/8/2022)

Bagaimana tata laksana pemberian ASI?

Ibu harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Bukan hanya sekadar menggunakan masker, tetapi juga membutuhkan double protection. Berikut tata laksana pemberian ASI di tengah pandemi Covid-19.

-Patuhi protokol Covid-19

-Menggunakan face shield (double protection)

-Mencuci tangan (selama 20 detik)

-Membersihkan payudara sebelum memberikan ASI

 BACA JUGA:Dear Ibu Menyusui, Ini 4 Cara Atasi Kolesterol Tinggi Tanpa Minum Obat

"Hal yang perlu diperhatikan bagi ibu adalah tatalaksana pemberian asinya. Bagi ibu-ibu yang ingin memberikan asi kepada bayinya, apalagi sedang positif Covid- 19 tolong diperhatikan protokol kesehatannya," imbuh Alia.

(DRM)