Share

Gangguan Tidur Berjalan, Apa Sih Penyebabnya?

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 16:37 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Essentialoilbenefit)

GANGGUAN tidur berjalan bisa dialami segala usia. Gangguan ini terjadi saat penderita dapat berjalan dalam keadaan tidur. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa, biasanya menyerang pada usia remaja.

Kondisi berjalan dalam keadaan tidur yang terisolasi seringkali tidak menandakan masalah serius atau memerlukan perawatan. Hanya saja, jika terjadi secara berulang mungkin menunjukkan adanya gangguan tidur lain yang mendasarinya. Pada orang dewasa kondisi ini memiliki kemungkinan lebih tinggi bila penderita memiliki gangguan tidur lainnya dan kondisi medis tertentu.

Mengutip mayoclinic, gangguan gejala tidur berjalan biasanya terjadi di awal malam, seringkali satu hingga dua jam setelah tertidur. Kondisi ini tidak mungkin terjadi selama tidur siang. Tak hanya itu, durasinya umumnya berlangsung beberapa menit, tetapi dapat berlangsung lebih lama.

Seseorang yang mengalami gangguan tidur seperti ini terbangun sekira 2-3 jam setelah tidur. Dalam keadaan linglung atau bahkan mata terpejam, mereka dapat berjalan dan melakukan aktivitas seperti biasa.

Umumnya sleepwalking tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Namun dalam kasus tertentu, aktivitas yang dilakukan dapat terbilang ekstrem hingga membahayakan dirinya serta orang lain.

Jangan terlanjur panik ketika menemui keluarga atau rekan mengalami sleepwalking. Pasalnya jika membuatnya terkaget, kemungkinan besar mereka dapat menyerang balik diri Anda.

Para ahli menyebut faktor genetik menjadi salah satu faktor karena banyaknya kasus parasomnia terjadi menurun dari keluarga.

Ada beberapa hal penanganan yang tepat bagi mereka yang mengalami sleepwalking.

Seperti, pastikan mereka berjalan di tempat yang aman. Perlahan bimbing mereka kembali ke tempat tidur. Kemudian bisa juga dengan membangunkannya perlahan agar menghindari lanjutan sleepwalking.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang rentan mengalami gangguan tidur berjalan. Faktor-faktor tersebut di antaranya:

- Sedang stres

- Efek samping obat

- Kebiasaan minum alkohol

- Orang tersebut memiliki gangguan post-traumatic stress disorder

Demikian pemahaman tentang gangguan tidur berjalan atau sleepwalking yang wajib diketahui.

(RIN)

1
3