Share

Bahaya Kah Tahi Lalat yang Ditumbuhi Rambut? Ini Penjelasan Dokter

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 10:03 WIB
$detail['images_title']
Tahi Lalat Berambut (Foto: Shutterstock)

BAHAYA tahi lalat yang ditumbuhi rambut bakal diulas dalam artikel ini. Tahi lalat sendiri adalah sekumpulan sel kulit yang tidak menyebar secara merata di kulit.

Sel-sel kulit ini secara teknis dikenal sebagai melanosit dan ini adalah sel-sel yang memberikan warna pada pigmen. Sebagian besar tahi lalat, awalnya muncul sebagai lecet atau iritasi kulit dan karena paparan sinar matahari dan melanin di kulit.

Mengutip dari healthline, bahwa tahi lalat berbulu sering bersifat kanker, tetapi hanya mitos. Faktanya, adanya rambut yang tumbuh dari tahi lalat dapat mengindikasikan bahwa tempat tersebut sebenarnya sehat dan tidak bersifat kanker.

Umumnya, tahi lalat tidak ditumbuhi rambut. Namun, dalam beberapa orang ditemui memiliki tahi lalat yang ditumbuhi rambut.

Bagi beberapa orang, adanya rambut di tahi lalat dipercaya sebagai indikasi adanya kanker. Lantas, apa bahaya tahi lalat yang ditumbuhi rambut? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut ini.

Ada kemungkinan rambut tumbuh melalui permukaan tahi lalat jika berada di atas folikel rambut. Sebab,  tahi lalat yang sehat ini bisa dilihat dari sel-sel kulit normal dengan pertumbuhan rambut dapat berlanjut seperti biasa.

Bahkan, dalam beberapa kasus, rambut yang tumbuh dari tahi lalat mungkin tampak lebih gelap atau lebih tebal daripada rambut tubuh lain di sekitarnya. Hal ini lantaran pigmen ekstra dalam sel dapat menggelapkan rambut juga.

Bukti anekdotal dari dokter kulit dan dokter lain menunjukkan bahwa tahi lalat berbulu tidak umum menjadi kanker. Akan tetapi, bukan berarti tahi lalat tidak bisa berkembang menjadi kanker.

Dalam kasus itu, dokter berspekulasi bahwa kemungkinan terjadi disebabkan sel-sel pada permukaan tahi lalat di atas rambut tumbuh tidak normal, dan menghambat pertumbuhan rambut.

Beberapa ahi lalat yang sehat adalah simetris, bulat, dan diikelilingi oleh perbatasan yang mulus

konsisten dalam penampilan dan tidak berubah  warna, coklat. Lalu, ukuran tahi lalat lebih besar dari 5 milimeter (¼ inci) lebar.

Namun yang perlu diperhatikan, orang yang memiliki lebih banyak tahi lalat di tubuh mereka atau sering terpapar sinar matahari bisa mengembangkan kanker kulit. Penting untuk mengawasi tahi lalat Anda dan mengunjungi dokter kulit Anda secara teratur.

Demikian penjelasan terkait bahaya tahi lalat yang ditumbuhi rambut yang wajib diketahui. Perlu diketahui, tak perlu mencabut atau mencukur secara kasar rambut pada tahi lalat agar tidak menyebabkan luka dan infeksi.

(RIN)

1
3