Share

Tato Pemantau Kesehatan, Seperti Apa Sih?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2022 22:34 WIB
$detail['images_title']
Tato untuk memantau kesehatan (Foto: Tattoodo)

PENELITI di Korea Selatan Sedang mengembangkan tato pemantau kesehatan yang berbasis nanoteknologi di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST).

Tato ini berbeda dari tato tinta biasa. Melansir Reuters, tinta tato ini terbuat dari logam cair dan karbon nanotube yang berfungsi sebagai bioelektroda sehingga nantinya bisa terhubung dengan perangkat pemeriksa kesehatan seperti elektrokardiogram (EKG) atau biosensor lainnya.

 tato

Ketika terhubung, alat ini dapat mengirimkan pembacaan detak jantung pasien dan tanda-tanda vital lainnya seperti glukosa dan laktat ke monitor.

Steve Park, sebagai Profesor Material Science & Engineering di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengatakan, di masa depan, diharapkan bisa menghubungkan chip nirkabel yang terintegrasi dengan tinta tato ini. "Sehingga kami dapat melihat respons tubuh atau kami dapat mengirim sinyal bolak-balik antara tubuh kami ke perangkat eksternal," katanya.

Tinta tato ini diklaim tidak merusak kulit dan terbuat dari partikel logam lunak berwarna keperakan yang juga digunakan dalam semikonduktor atau termometer.

Dikutip dari Antara, sementara nanotube berwarna platinum juga ditambahkan dalam membuat tinta ini sehingga tinta memiliki daya tahan yang kuat.

Tujuan akhir dari penelitian itu adalah menghilangkan biosensor dengan kabel sehingga pemeriksaan kesehatan berpotensi lebih ringkas dilakukan.

Monitor alat-alat kesehatan tersebut secara teori dapat ditempatkan di mana saja, termasuk di rumah pasien jika percobaan ini berhasil.

1
2