Share

Baby Ameena Idap Asma Kulit, Ini Deretan Faktor Pemicunya

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2022 12:18 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi ruam karena eksim, (Foto: Freepik)

ATTA Halilintar baru saja membeberkan bahwa putri tercintanya, baby Ameena di usia yang baru menginjak enam bulan terdeteksi mengidap asma kulit.

Melalui akun TikTok pribadinya, @attahalilintar, suami Aurel Hermansyah tersebut mengungkapkan sakit yang diidap oleh Ameena terdeteksi saat dibawa periksa ke dokter oleh sang nenek, Krisdayanti.

Krisdayanti mengungkapkan bahwa asma kulit yang diidap cucu pertamanya tersebut adalah bagian dari Ezcema alias eksim. Masalah kulit yang muncul jika terpapar oleh berbagai faktor pemicunya.

“Iya, tapi itu (asma kulit) bagian dari ezcema. Kalau ada pemicunya baru dia muncul, pemicunya itu keringat, stres, (suhu) dingin,” jelas Krisdayanti.

Eczema atau eksim sendiri dikatakan sejauh ini belum diketahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab utamanya. Para peneliti menilai, kondisi kulit ini dipicu oleh sistem kekebalan yang terlalu aktif.

Gejala eksim seperti gatal, kering, ruam kemerahan muncul ketika kulit terkena iritasi eksternal, yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh jadi bereaksi berlebihan. Lantas apa saja yang memicu eksim ini muncul alias kambuh?

Berbagai faktor bisa membuat gejala eksim muncul di kulit, baik itu faktor dari luar atau pun faktor dari dalam.

Secara umum, pemicunya bisa mulai dari terpapar bahan kimia atau pengawet yang ditemukan dalam pembersih dan deterjen, asap rokok, produk beraroma, alergi serbuk sari, jamur, debu, atau tungau debu, material kasar contohnya wol, kain sintetis. Berkeringat, perubahan suhu, alergi makanan, bulu binatang dan infeksi saluran pernapasan atas juga masuk jadi faktor yang men-trigger gejala eksim kambuh, mengutip Healthline yang sudah ditinjau secara medis oleh Clare Wightman MS, PAC, Rabu (3/8/2022).

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengidap eksim yakni anak-anak dengan asma atau demam, atau bisa orang dewasa yang memiliki asma sebelum berusia 30 tahun. Selain itu, kator keturunan juga berpengaruh karena orang dengan anggota keluarga yang menderita eksim juga berisiko lebih tinggi mengidap eksim.

1
2