Share

Studi: Infeksi Covid-19 Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Putra Syah Norens, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Reuters)

INFEKSI Covid-19 ternyata bukan hanya memengaruhi saluran pernapasan atas, hingga daya ketahanan fisik seseorang. Lebih dari itu, ternyata menurut ilmuwan infeksi Covid-19 bahkan juga berhubungan dengan penyakit tak menular.

Para ilmuwan terus mempelajari dampak jangka panjang virus penyebab infeksi Covid-19 pada tubuh. Salah satunya melalui penelitian yang dilakukan oleh King's College London, yang mendapati Covid-19 punya kaitan dengan risiko penyakit diabetes.

Studi di atas memperlihatkan bahwa infeksi Covid-19 bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular, selama tiga bulan setelah terinfeksi Covid-19, dikutip dari Express, Kamis (4/8/2022). Temuan ini tentu bisa menimbulkan kekhawatiran, akan prediksi peningkatan jumlah pasien diabetes di masa depan.

Dijelaskan lebih lanjut, lewat studi penelitian ini terlihat ada 81 persen kasus diabetes yang didiagnosis dalam empat minggu pertama setelah infeksi Covid-19. Bahkan, 12 pekan setelahnya, risiko dari diabetes tipe 2 meningkat menjadi 27 persen lebih tinggi. Sampai akhirnya risiko tersebut bisa kembali normal setelah 23 minggu.

Tim ilmuwan mencapai kesimpulan bahwa infeksi Covid-19 bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular, setelah melihat catatan medis dari lebih dari 428.000 pasien Covid-19.

Walaupun risiko terkena diabetes tipe 2 hanya bertahan selama tiga bulan, para peneliti meminta kepada dokter agar selalu melakukan kewaspadaan, usai pasien terjangkit Covid-19.

Sebagai informasi, para ilmuwan belum menemukan bukti konkrit peningkatan risiko jangka panjang dari kondisi tersebut.

(rpa)