Share

Benarkah Cacar Monyet Penyakit Menular Seksual? Ini Penjelasan Dokter Kulit dan Kelamin

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2022 04:29 WIB
$detail['images_title']
Cacar monyet merebak di sejumlah negara (Foto: Page goo)

BELASAN ribu kasus cacar monyet terjadi di berbagai negara, hingga kini cacar monyet jadi darurat kesehatan dunia. Memang sebagian besar kasus cacar monyet banyak ditemukan dalam kasus pria yang berhubungan seks dengan sesama pria, alias pria gay.

Maka tak heran jika sebagian pakar berpendapat cacar monyet bisa mengarah pada penyakit menular seksual.

 cacar monyet

Namun Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Hanny Nilasari menjelaskan, penularan cacar monyet bukan hanya dari kontak seksual saja. Namun juga dari kontak erat.

"Benar memang banyak laporan dari populasi dari hubungan gay, lesbi atau HIV, jadi penularan bukan hanya dari hubungan seksual, tetapi kontak ya. Jadi kontak erat yang jadi concern kita karena bisa menstransfer lebih banyak virusnya," ujar dr. Hanny Nilasari dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) dalam webinar Mengenai Cacar Monyet.

 BACA JUGA:Kasus Positif Tertinggi se-Amerika, New York Umumkan Darurat Cacar Monyet

Senada dengan dr. Hanny, Dokter Spesialis Kulit dan kelamin, Dr. dr. Prasetyadi Mawardi, Sp.KK (K) menjelaskan, kalau cacar monyet bukan menjadi penyakit seksual.

Melainkan jadi penyakit yang timbul karena adanya kontak erat, secara fisik seperti skin to skin (kulit) dan juga bisa dari hubungan seks jadi transmisi penularan. Sehingga belum ada kepastian bahwa cacar monyet mutlak menjadi penyakit seksual yang menular.

"Cacar monyet bukan penyakit yang masuk ke dalam penyakit seksual, tetapi penyakit kontak erat ya. Jadi karena kontak eratnya yang terinfeksi dengan cacar monyet kontak dengan kulit, seksual atau oral menjadi transmisi penularan," tambah dr. Prasetyadi.

"Jadi sampai saat ini belum dipastikan sebagai penyakit seksual yang menular," tambahnya.

1
2