Share

Bisakah Hepatitis Menular Lewat Ciuman Bibir? Begini Penjelasan Medisnya

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 16:31 WIB
$detail['images_title']
Bisakah Hepatitis Menular lewat Ciuman. (Foto: Shutterstock)

APAKAH hepatitis menular lewat ciuman bibir? Pertanyaan ini mungkin banyak ditanyakan orang, meskipun hepatitis adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus dan bukan penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Diketahui ada lima jenis hepatitis yang teridentifikasi di dunia, tetapi yang paling umum adalah hepatitis A, B, dan C. Semuanya memengaruhi hati dengan beberapa gejala setiap jenisnya serupa. Meski begitu, setiap jenis hepatitis memiliki perawatan yang berbeda.

Secara umum, hepatitis dapat menular melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi atau berbagi jarum suntik yang kotor. Penyakit perusak hati ini juga dapat menular melalui hubungan seksual.

Hepatitis menular lewat Ciuman

Lantas, apakah benar hepatitis menular lewat ciuman bibir? Untuk mengetahuinya, simak rangkuman berikut ini.

Seperti diketahui, setiap jenis hepatitis memiliki penularan yang berbeda-beda. Hepatitis A dan E dapat menular ketika seseorang menelan makanan yang telah terpapar oleh bakteri, virus atau parasit penyebab hepatitis.

Sementara, hepatitis jenis B dapat ditularkan melalui darah, jarum suntik, dan hubungan seksual. Hepatitis B juga dapat ditularkan selama persalinan dari ibu ke bayinya.

Selain itu, dilansir dari webmd, hepatitis jenis ini juga ditemukan dalam cairan vagina, air liur, dan air mani. Bahkan, hepatitis B memiliki persentase 50 sampai 100 kali lebih mudah menular secara seksual dibandingkan HIV sebagai virus penyebab AIDS.

Sehingga virus ini tidak ditularkan dengan berpegangan tangan, berpelukan, atau bahkan ciuman kering di bibir. Hanya saja, kemungkinan penularan dengan ciuman yang dalam tidak diketahui sebab tidak ada infeksi yang didokumentasikan secara definitif setelah terpapar air liur yang terinfeksi.

Akan tetapi lantaran virus ini telah ditemukan dalam air liur, menyebabkan risiko penularan dengan ciuman secara dalam mungkin ada. Bahkan, risiko dapat meningkat jika salah satu pasangan memakai kawat gigi ortodontik atau memiliki luka terbuka atau luka di mulut.

Tak hanya itu, kemungkinan terinfeksi akan bertambah dengan jumlah pasangan seksual yang dimiliki seseorang. Dengan demikian, individu promiscuous atau pergaulan seksual bebas lebih mungkin untuk terinfeksi hepatitis B.

1
2