Share

Cacar Monyet Makin Ngegas, Yuk Ingat Lagi Cara Mencegahnya!

Inin Nastain, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 15:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi, (Foto: Freepik)

WABAH cacar monyet semakin mengkhawatirkan, tidak hanya penyebarannya yang semakin meluas. Namun, dampak paling fatalnya juga semakin terlihat jelas.

Salah satunya dengan meningkatnya angka kasus kematian akibat cacar monyet, yang terbaru dari India yang mengonfirmasi kasus kematian pertama karena cacar monyet, dengan meninggalnya seorang pasien positif cacar monyet berusia 22 tahun pada Sabtu 30 Juli lalu.

Semakin ‘ngegas’, sejumlah langkah perlu dilakukan guna mencegah penyebaran cacar monyet. Secara garis besar, langkah pencegahan untuk penyakit infeksi satu ini hampir sama dengan Covid 19.

Alih-alih langsung tertuju pada vaksin, seperti dikatakan Peneliti Pusat Riset Kedokteran Praklinis dan klinis, dr. Reza Yuridian Purwoko, masyarakat sebaiknya memahami sederet cara untuk mencegah tertular cacar monyet.

“Karena masih banyak faktor lain, yaitu cegah dulu dengan perilaku hidup sehat, menghindari risiko tinggi kena, menghindari kontak erat, isolasi, tingkatkan imunitas dan lain-lain,” ujar , dr. Reza, dalam webinar ‘Cacar Monyet, Darurat Kesehatan Global, dan Apa yang Perlu Kita Ketahui?, Selasa (2/8/2022).

Sama seperti Covid-19, isolasi juga perlu dilakukan bagi mereka yang memiliki gejala ke arah cacar monyet. Menurut dr. Reza, isolasi setidaknya dilakukan selama 21 hari.

“Perlunya isolasi, jadi 21 hari jika ada kecurigaan baik itu hanya epidemiologi. Kita tahu traveling juga meningkatkan resiko. Jadi kalau dia naik pesawat, itu dua kursi di kanan kirinya harus diisolasi. Kita tidak ingin, sampai dia terbukti positif, lalu butuh waktu dari hasil lab, menularkan ke orang lain. Jadi, karantina itu penting,” tegasnya.

Lantas bagaimana dengan upaya pencegahan, melindungi diri lewat vaksin cacar monyet? Terkait penggunaan vaksin, dr. Reza menilai sejauh ini memang belum dibutuhkan dilakukan secara massal ke masyarakat umum.

Jika memang akan ada vaksinasi cacar monyet, maka para tenaga kesehatan (nakes) lah yang harus menjadi prioritas pertama.

“Tapi vaksin memang kemungkinan perlu untuk nakes yang kontak dengan virusnya langsung. Mudah-mudahan, suatu saat Indonesia bisa menciptakan vaksin sendiri,” pungkas dr. Reza

1
2