Share

Mengenal Gejala Lyme, Penyakit yang Diidap Ibunda Gigi dan Bella Hadid

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2022 17:01 WIB
$detail['images_title']
Yolanda Hadid, (Foto: US Magazine/Scott Roth/Invision/AP/Shutterstock)

PENYAKIT Lyme jadi alasan mengapa Yolanda Hadid, ibunda duo supermodel, Gigi dan Bella Hadid selama kurang lebih 9 bulan ini menarik diri dari dunia maya dan sosial media.

Pasalnya, karena sedang kambuh maka ia memilih fokus untuk mengobati penyakit lyme yang ia idap.

“Setelah kehilangan ibu saya, saya benar-benar berjuang dengan depresi diikuti dengan kambuhnya penyakit lyme, ” tulis Yolanda , dikutip dari akun Instagram @yolanda.hadid.

Seperti dikutip dari Mayoclinic, Lyme adalahb penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang ditularkan ke manusia melalui gigitan kutu. Biasanya, penyakit ini dapat menyerang organ tubuh seperti otak, sistem saraf, otot dan sendi, juga jantung.

Penyakit Lyme yang tidak diobati dengan tepat, bisa memunculkan berbagai macam gejala, tergantung pada tingkat stadium infeksinya. Biasanya, gejala seperti demam, ruam, kelumpuhan wajah, dan radang sendi jadi gejala umum dari lyme.

Dihitung dari setelah digigit, biasanya ada beberapa tanda yang bisa jadi gejala awal (tiga sampai 30 hari paska digigit) seseorang terkena penyakit Lyme.

Mengutip laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Senin (1/8/2022). untuk gejala awal yang biasanya dialami 70 hingga 80 persen orang yang terinfeksi adalah demam, menggigil, sakit kepala, kelelahan, nyeri otot dan sendi, dan pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ruam), Ruam Eritema migrans (EM) dengan bentuk membentang secara bertahap selama beberapa hari dan ukurannya bisa mencapai hingga 12 inci atau lebih dari 30 sentimeter.

Ruam ini juga bisa terasa hangat saat disentuh, jarang gatal atau nyeri, bisa kadang-kadang hilang saat membesar, muncul seperti titik tampilan target atau "mata banteng", bisa muncul di area tubuh mana pun.

Selanjutnya, gejala bisa berkembang berbulan-bulan kemudian. Pasien bisa mengalami sakit kepala parah dan leher kaku, ruam EM tambahan di area tubuh (yang awalnya tidak ada), kelumpuhan wajah bisa hanya di satu sisi atau keduanya.

Selain itu, kemungkinan pasien juga akan bisa mengalami arthritis dengan nyeri sendi parah dan pembengkakan, terutama di bagian lutut dan sendi besar lainnya, nyeri tendon, otot, sendi, dan tulang, detak jantung tidak teratur (Lyme carditis), pusing, sesak napas, peradangan otak dan sumsum tulang belakang, mati rasa, kesemutan di tangan atau kaki, hingga nyeri saraf.

 BACA JUGA:6 Gejala Depresi yang Kerap Tak Disadari, Yuk Lebih Peka Lagi!

BACA JUGA:Apa Itu Menorrhagia, Bagaimana Gejala dan Penyebabnya?

1
2