Share

Mengapa Makanan Menjadi Salah Satu Sumber Energi Penting bagi Tubuh?

Cita Zenitha, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2022 17:39 WIB
$detail['images_title']
Mengapa Makan Jadi Sumber Energi. (Foto: Shutterstock)

MENGAPA makanan menjadi salah satu sumber energi penting bagi tubuh? Saat kita tidak mengonsumi makanan, tentu rasanya tubuh kita akan lemas dan tidak bertenaga. Hal itu dikarenakan tubuh tidak mendapat nutrisi yang membentuk energi dari makanan yang kita makan.

Tubuh mendapatkan energi untuk bisa melakukan kegiatan sehari dari makanan yang kita konsumsi. Makanan mengandung karbohidrat, lemak dan protein yang masing-masing memiliki peran penting dalam pembentukan energi.

Namun, dari ketiga unsur penting dalam pembentukan energi yang paling penting adalah karbohidrat. Makanan yang mengandung karbohidrat akan melewati beberapa proses dalam tubuh sehingga membentuk energi yang berguna bagi tubuh.

Seberapa penting energi bagi tubuh manusia? Tentu sangat penting, manusia membutuhkan energi untuk bekerja, bergerak dan melakukan berbagai kegiatan. Semua energi tersebut manusia dapat dari makanan.

Kali ini Okezone akan menjawab pertanyaan mengapa makanan menjadi salah satu sumber energi. Simak penjelasan berikut kenapa makanan menjadi salah satu sumber energi.

Makanan untuk Energi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya makanan berperan sebagai pemasok sumber energi dalam tubuh kita. Makanan yang baik akan membawa zat yang dikandungnya dan melewati proses dalam tubuh hingga energi terbentuk.

Zat yang terkandung dalam makanan yang berperan sebagai sumber energi seperti karbohidrat, protein dan lemak.

Karbohidrat

Tubuh bisa mendapatkan karbohidrat dari sumber utamanya nya seperti nasi, pasta, umbi-umbian, kentang, gandum dan makanan sejenisnya. Karbohidrat sendiri tersusun dari unsur-unsur kimia seperti karbon.

Pertama, proses pengolahan karbohidrat akan terjadi di mulut. Gigi akan melumatkan makanan dengan bantuan enzim ptialin yang terdapat di dalam air liur. Enzim ini akan memecah karbohidrat menjadi glukosa.

Selanjutnya glukosa akan dicerna oleh lambung dan usus hingga usus halus. Melalui proses ini energi akan terbentuk. Glukosa yang sampai di usus halus kemudian diserap dan diedarkan keseluruh tubuh menjadi energi bersama aliran darah.

Protein

Kita dapat melengkapi kebutuhan protein harian dengan mengkonsumsi ikan, susu, telur, keju, tahu, tempe dan makanan sejenisnya. Protein dapat membentuk energi, membangun jaringan sel dan mengganti sel yang rusak.

Protein yang masuk kedalam tubuh akan dipecah menjadi asam amino yang akan dikirim kehati dan aliran darah. Asam amino yang terbentuk ini membantu metabolisme karbohidrat dan menghasilkan energi. Tanpa asam amino yang dipecah protein, energi tidak akan terbentuk.

Lemak

Selanjutnya, makanan mengandung lemak yang juga berperan dalam pembentukan energi. Bahan makanan yang mengandung lemak seperti susu, daging sapi, daging ayam, daging kambing, alpukat, kelapa dan makanan sejenisnya.

Saat masuk kedalam mulut, lemak akan melalui proses hidrolisis yang kemudian menghasilkan asam lemak dan gliserol. Dari proses hidrolisis ini akan terjadi reaksi biokimia yang kemudian menghasilkan energi tubuh. Walau menghasilkan energi, konsumsi lemak juga harus diperhatikan. Konsumsi lemak berlebihan akan mengakibatkan jantung koroner.

Makanan menjadi salah satu sumber energi penting bagi tubuh karena menghasilkan ketiga zat tersebut. Dengan adanya karbohidrat, protein dan lemak membuat tubuh lebih bertenaga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

1
2