Share

Cacar Monyet Bisa Sebabkan Radang Otak, Berakibat Kematian!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 08:00 WIB
$detail['images_title']
Virus cacar monyet (Foto: Reuters/Dado Ruvic)

CACAR monyet sebaiknya memang tidak dianggap remeh. Meski case fatality rate penyakit infeksi satu ini terbilang rendah, namun risiko fatal tetap masih ada.

Bahkan, tahukah Anda jika virus cacar monyet, seperti dikatakan Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman bisa menyebabkan radang otak yang berakibat kematian. Risiko fatal ini besar kemungkinan terjadi pada mereka yang berisiko tinggi maupun orang dengan imunokompromais.

"Pada mereka yang positif HIV atau sistem imun tubuhnya sangat lemah, pun kelompok berisiko tinggi, virus cacar monyet bisa sebabkan kematian dan kasus terbesarnya akibat radang otak atau encephalitis," terang Dicky saat dihubungi MNC Portal, Senin (1/8/2022).

Terlihat pada kasus di Afrika sendiri, cacar monyet mayoritas menyebabkan radang otak dan ini jadi penyebab utama kematian akibat cacar monyet. Maka dari itu, Dicky menyarankan agar pemerintah Indonesia menguatkan surveilans dan juga literapi pada kelompok rentan seperti gay, biseksual, penjaja seks komersial, maupun pria yang berhubungan seks dengan sesame pria.

Selain itu, munculnya laporan encephalitis pada kasus cacar monyet harus diperhatikan oleh dokter. Artinya, setiap kali ada pasien dengan radang otak, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut yang berkaitan dengan diagnosis cacar monyet.

"Jika pasien datang dengan keluhan radang otak, perlu pemeriksaan lebih lanjut yang terkait dengan cacar monyet, mulai dari mengamati adanya lesi di kulit atau pembengkakan kelenjar getah bening," jelas Dicky.

Sebagai informasi, India melaporkan satu kasus kematian akibat encephalitis yang terkait dengan cacar monyet. Begitu juga di Spanyol, yang mana dua kasus kematiannya disebutkan akibat radang otak yang dikaitkan dengan cacar monyet.

"Ketika sudah ada radang otak, penanganan segera diperlukan untuk menyelamatkan pasien. Sayangnya, pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi sudah sangat parah," papar Dicky,

"Karena datang sudah dalam kondisi terlambat, banyak pasien yang tidak tertolong akibat kondisi sudah sangat parah. Hal semacam ini bisa diminimalisir kejadiannya dengan tidak ragu datang ke dokter jika sudah mengalami gejala pada tubuh," tegasnya.

 BACA JUGA:WHO Eropa: Diprediksikan akan Lebih Banyak Kematian Akibat Cacar Monyet

BACA JUGA:Warning! Cacar Monyet Diprediksi Sebabkan Lebih Banyak Kematian

1
2