Share

Ibunda Gigi-Bella Hadid Lyme-nya Sempat Kumat, Penyakit Apa Itu?

Wiwie Heryani, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2022 12:54 WIB
$detail['images_title']
Yolanda Hadid kena penyakit Lyme (Foto: Inst)

IBUNDA dari dua supermodel dunia Gigi Hadid dan Bella Hadid, yakni Yolanda Hadid, baru-baru ini mengungkapkan penyakit Lyme yang dideritanya kambuh, pasca-kematian ibunya.

Hal itu dia ungkapkan saat kembali menampakkan diri ke Instagram setelah 9 bulan lamanya rehat dari media sosial.

Yolanda Hadid

Yolanda pun mengungkapkan alasan di balik rehatnya selama ini dari dunia maya. Salah satunya yakni karena kambuhnya penyakit Lyme yang dideritanya.

"Setelah kehilangan ibu saya, saya benar-benar berjuang melalui depresi yang diikuti dengan kambuhnya penyakit Lyme....,” ujar Yolanda melalui akun Instagram pribadinya, @yolanda.hadid.

Yolanda juga mengungkapkan, penyakit Lyme yang kembali menyerangnya menimbulkan stres dan kesedihan yang cukup mempengaruhi kesehatannya.

"Stres emosional dan kesedihan sangat memengaruhi sistem kekebalan saya,” lanjut Yolanda.

Perempuan berusia 58 tahun itu didiagnosis dengan penyakit Lyme neurologis kronis parah sejak 2012, usai seorang dokter Belgia menemukan infeksi aktif di otaknya.

Pada tahun 2016, Yolanda Hadid kemudian menjalani prosedur TVAM (Transvascular Autonomic Modulation). Prosedur tersebut yakni berupa sebuah kateter yang dimasukkan ke dalam vena jugularis melalui sayatan kecil.

Perawatan ini bertujuan untuk meringankan gejala Lyme pada pasien, termasuk kelelahan hingga kabut otak.


Lalu apa itu penyakit Lyme?

Penyakit Lyme merupakan penyakit akibat infeksi bakteri yang ditularkan ke manusia melalui gigitan kutu. Selama ini ada 4 jenis bakteri Lyme antara lain Borrelia burgdorferi, Borrelia mayonii, Borrelia afzelii dan Borrelia garinii.

Kebanyakan kasus penyakit Lyme disebabkan oleh kutu berkaki hitam, atau dikenal juga sebagai deer tick. Bakteri penyakit Lyme dapat menyerang organ tubuh seperti otak, sistem saraf, otot dan sendi, juga jantung.

Dilansir dari laman Mayoclininc, penyakit Lyme gejalanya bisa berbeda-beda pada setiap penderita. Namun biasanya berkembang dalam 3 tahap (stadium).

Pada sebagian besar kasus, gejala awal yang muncul adalah ruam kulit yang disebut erythema migrans.

Menurut US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kebanyakan pasien Lyme diobati dengan antibiotik di fase awal dapat pulih, terutama dengan perawatan selama satu bulan. Meskipun demikian, infeksi Lyme bisa menjadi parah atau berkepanjangan dalam beberapa kasus.

Pada kasus inilah, pasien membutuhkan penanganan spesialis dari rumah sakit. Dengan perawatan yang tepat, seluruh gejala yang dirasakan membaik sepanjang waktu.

Guna menghindari gigitan kutu berkaki hitam yang sangat berbahaya ini, pastikan Anda selalu mengenakan pakaian tertutup dan berwarna cerah ketika berada di alam terbuka.

Warna pakaian yang cerah dapat membantu mendeteksi pergerakan kutu dan serangga yang hinggap di pakaian Anda dengan mudah. Gunakan pula produk anti-serangga di pakaian dan kulit Anda.

1
2